Foto: peserta apel memilih bubar karena hujan
KARANGASEM, Teropong Amlapura – Apel peringatan Hari Kebangkitan Nasional
(Harkitnas) di Karangasem, Senin (22/5) kemarin diwarnai dengan guyuran hujan.
Hujan yang cukup lebat tersebut membuat apel yang sedianya dilakukan pukul
07:30 molor kurang lebih satu jam. Bahkan peserta upacara yang sedari pagi
sudah sempat memadati lapangan Tanah Aron memilih “kabur”. Kebanyakan dari
meraka yang merupakan PNS di lingkungan Pemkab Karangasem tersebut memilih
untuk balik ke kantor masing-masing.
Dari pantauan di lokasi upacara, Peserta yang sebelumnya sudah
sempat berbaris bubar karena hujan. Para PNS memilih untuk berteduh di bawah
pohon atau di balai bengong Tanah Aron. Bahkan terlihat banyak peserta
berpakaian Korpri yang masuk ke dalam kantor Civic Center dan ke dalam Kantor
Bupati. PNS juga banyak yang memilih berdiam di warung Sadia di sebelah timur
lapangan upacara.
Petugas upacara terpaksa menskor upacara sampai hujan reda.
Sekitar pukul 08:30 hujan reda, upacara pun dimulai. Wakil Bupati Karangasem,
Wayan Artha Dipa sebagai inspektur upacara datang ke lapangan upacara.
Namun saat upacara sudah dimulai, hujan pun kembali turun sesaat
sebelum pengibaran bendera merah putih. Peserta yang berbaris di bagian
belakang pun kembali berteduh. Barisan pun terlihat jomplang. Sementara peserta
pada barisan depan tetap pada posisi kendati mengeluarkan HP untuk diamankan
oleh rekannya di belakang.
Wabup Artha Dipa dalam sambutannya pun mengapresiasi para peserta
yang tetap mengikuti apel sampai kehujanan. Sementara peserta yang tak disiplin
apalagi yang meninggalkan lokasi upacara akan diberikan himbauan dan pembinaan.
Pihaknya mengharapkan dengan spirit Harkitnas ke-109 kemajuan dan kesejahteraan
masyarakat bisa terwujud. adm







0 komentar:
Posting Komentar