Laman

Laman

Minggu, 03 Januari 2016

Mabuk, Sopir Aniaya Pekak


KARANGASEM, Teropong Amlapura – Lantaran mabuk, Ngurah Gita (60) warga Banjar Dinas Besang, Desa Ababi, Kecamatan Abang, Karangasem nekat aniaya seorang Pekak (kakek) yang telah berusia lanjut. Gita yang kesehariannya sebagai sopir tersebut nekat memukul Pekak Gusti Murti (83) dengan pentongan sebanyak 3 kali. Kejadian itu terjadi di depan teras rumah korban di Banjar Dinas Besang, Desa Ababi, Kecamatan Abang, Karangasem Sabtu (2/1/2016) malam.
Saat itu korban bersama istrinya Jero Made Besung (80) sedang duduk-duduk di teras rumahnya sekitar pukul 18;30 Wita. Namun dari arah timur pelaku datang dalam keadaan mabuk lewat depan rumah korban. Tanpa babibu, pelaku menyerang korban dengan kayu pentongan. Korban sempat menghindar namun pentongan yang diayunkan pelaku sempat mengenai tangan, siku, dan punggungnya sehingga mengalami luka lecet dan memar. Beruntung warga sekitar bisa menenangkan pelaku sehingga tidak kembali melakukan aksinya. Atas kejadian tersebut, korban pun melapor ke Polres Karangasem. Kasus tersebut kini sedang ditangani Polres Karangasem. *


Semarak Malam Pergantian Tahun 2016 di Karangasem

PJ Bupati Ngurah Arda Ajak Masyarakat Karangasem Intropeksi Diri untuk Hidup Lebih Baik di Tahun 2016

KARANGASEM, Teropong Amlapura – Perayaan malam pergantian Tahun 2015 - 2016 Pemkab Karangasem dipusatkan di Halaman Kantor Bupati Karangasem jalan Ngurah Rai Amlapura. Pada pelaksanannya membaur dengan masyarakat Karangasem karena acara terbuka untuk umum. Acara  dimeriahkan berbagai hiburan musik akuistik dan tarian dance dari putra-putri SMP, SMA dan SMK Amlapura, serta diwarnai dengan Tari Gebug Api dan Bondres Dwi Mekar Singaraja. Puncak acara diisi penerbangan balon dan pesta kembang api yang membuat acara semakin meriah. Acara tersebut dihadiri Penjabat (PJ) Bupati Karangasem Ida Bagus Ngurah Arda ditemani Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi, Sekda I Gede Adnya Mulyadi, Instansi Vertikal, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Karangasem, dan para Pimpinan SKPD dijajaran Pemerintah Kabupaten Karangasem.
Penjabat Bupati Karangasem Ida Bagus Ngurah Arda menyampaikan terimakasih dan selamat menyambut tahun baru 2016 kepada seluruh warga masyarakat Karangasem. Pihaknya berhadap  dalam memaknai pergantian tahun hendaknya dapat dipergunakan untuk selalu mulat sarira (intropeksi) dalam menatap masa depan dan memasuki tahun baru dengan berkarya gemilang dan senantiasa berbuat nyata untuk kebaikan dan kesejahteraan bersama. Sementara tahun yang telah berlalu untuk dapat dijadikan pengalaman dan bahan evaluasi  sebagai arah perjalanan di tahun yang akan datang. ”Saya atas nama pribadi dan pemerintah Karangasem mengucapkan terimakasih atas dukungan dan doa dari seluruh lapisan masyarakat Karangasem, aparat keamanan, penyelenggara Pemilukada dan unsur lainnya karena Pemilukada Karangasem 9 Desember 2015 telah berjalan dengan lancar, tertib, aman dan damai. Dengan dukungan itu, Pemkab Karangasem dapat melaksanakan dan melanjutkan program-program pembangunan yang telah direncanakan,” ujar PJ Bupati memebrikan sambutan sebelum menuju detik-detik perganitan tahun.
   Pihaknya menghimbau kepada jajaran Pemkab Karangasem hendaknya terus bekerja sekuat tenaga melaksanakan program pembangunan mulai dari bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan ekonomi kerakyatan demi kesejahteraan masyarakat. ”Mari kita jadikan momentum tahun baru ini menjadi cambuk untuk memacu kinerja kita, yang dilandasi dedikasi dari hati yang tulus guna, melayani, memajukan dan mensejahterakan masyarakat, khususnya masyarakat karangasem yang kita cintai,” pungkasnya. *

Karangasem Buka CPNS Tahun 2016


KARANGASEM, Teropong Amlapura – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Karangasem, I Nyoman Tari menyampaikan bahwa Kabupaten Karangasem masih kekurangan tenaga Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pihaknya menyampaikan bahwa saat ini sekitar 100 jabatan eselon 4 kosong. Selain itu, pihaknya menyampaikan bahwa di beberapa SKPD kekurangan tenaga Bendahara yang saat ini terpaksa dipegang tenaga kontrak. Selain itu,  disampaikan untuk PNS di posisi tenaga teknis, penyuluh pertanian, peternakan, dan kelautan masih sanagt kurang.
Birokrat asal Kecamatan Kubu tersebut juga mengungkapkan bahwa PNS yang pensiun setiap tahun mencapai 200 orang sehingga semakin banyak posisi yang kosong. Oleh Karena itu, dipastikan pihaknya akan mengadakan perekrutan CPNS pada tahun 2016. “Kita kekurangan banyak tenaga PNS, tahun 2016 kita akan buka pendaftarannya, mudah-mudahan nanti diberikan banyak formasi dari pusat,” Ujar Nyoman Tari saat dihubungi, Minggu (3/1/2016).
   Tari menyampaikan bahwa sudah mengusulkan formasi penerimaan CPNS ke Menpan agar mendapatkan persetujuan. “Karena berdasarkan pertemuan bersama BKN, Menpan, dan seluruh BKD di Batam disepakati bahwa tahun 2016 ada perekrutan CPNS, maka kita sudah ajukan formasi dan juga telah siapkan anggaran perekrutannya,” jelasnya.  Tari mengaku telah memasang pagu anggaran di APBD 2016 senilai Rp.600 juta untuk melakukan seleksi CPNS tersebut. *

Sabtu, 02 Januari 2016

TEROPONG AMLAPURA: Galeri Video

TEROPONG AMLAPURA: Galeri Videohttps://www.youtube.com/watch?v=JEa0ywhfJQM

Dua Kasus Pencurian di Penghujung Tahun 2015


KARANGASEM, Teropong Amlapura – Di penghujung tahun 2015, Karangasem diwarnai dua kasus pencurian. Pertama kasus pencurian laptop dan emas yang terjadi di Kecamatan Kubu. Kedua kasus pencurian motor yang terjadi di Kecamatan Karangasem. Saat ini jajaran polisi di polsek masing-masing dan dibeckup Polres Karangasem masih melakukan penyelidiakan untuk mengetahui dan menangkap para pelaku pencurian tersebut.   
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kasus pencurian laptop dan emas dialami oleh korban I Nyoman Sukarsa (44) asal Banjar Dinas Darmawinangun, Desa Tiayar, Kecamatan Kubu, Karangasem. Korban yang bangun pukul 05:30 pagi awalnya terkejut ketika melihat laptop miliknya yang ada di atas meja dekat kamar tidurnya sudah tidak ada. Merasa curiga pihaknya juga memerikasa kamar anaknya untuk memastikan ada barang lain yang tidak ada. Ternyata perhiasan yang ditaruh di almari anaknya juga sudah hilang. Perhiasan yang hilang yaitu satu buah kalung emas, satu buah gelang emas, dan dua buah cincin emas. Korban pun melaporkan kejadian itu ke Polsek Kubu, Kamis (31/12/2014). Atas kehilangan itu korban mengaku mengaammi kerugian Rp.7 Juta rupiah.
        Sementara itu, kasus pencurian kendaraan bermotor dialami oleh I Nengah Salin (40) warga asal Banjar Dinas Bugbug  Kelodan, Desa Bugbug, Kecamatan Karanagsem. Kasus kehilanga itu diketahui saat I Nengah Salin bersama istrinya Ni Nyoman Nik (40) hendak mengambil motor Honda Grand DK 5950 SD miliknya yang ditaruh di gudang milik I Yawan Simpir (45) yang merupakan tetangganya. Namun betapa tekejutnya korban tidak menemukan sepada motor tersebut yang rencananya dipakai untuk menuju ke pasar Bugbug untuk menjual ikan. Korban kemudian melapor ke polsek Karangasem. Korban mengaku mengalami kerugian Rp.2,5 juta atas kehilangan motornya.
       Kapolsek Kubu AKP Gede Sukadana mengaku pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan terhadap kasus pencurian di wilayahnya. Pihaknya pun memerikasa beberapa saksi termasuk keluarga korban untuk mengungkap siapa pendurinya. Begitu juga dengan Koplesk Kota Karangasem, Kompol Anwar Sasmito juga mengaku masih melakukan penyelidikan terhadap kasus curanmor yang terjadi di wilayahnya tersebut. Pihaknya mengaku telah menurunkan anggota untuk menyelidiki dan mengejar para pelaku pencucurian tersebut. *

Mabuk Sambut Tahun Baru, Bule Tewas Kecelakaan Motor

KARANGASEM, Teropong Amlapura – Freeburgh Scott David (48), seorang bule Australia tewas akibat kecelakaan motor, Jumat (1/1/2016). Freeburgh yang memiliki alamat sim C Banjar Tengah, Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan tersebut sebelum mengalami kecelakaan diduga dalam keadaan mabuk akibat pengaruh alkohol karena menyambut tahun baru 2016.  Kendati sebelumnya mendapatkan perawatan di RS Penta Medika Manggis, nyawa korban tidak bisa ditolong karena luka yang dialaminya sangat serius.
Dari informasi yang dihimpun, korban diketahui mengalami kecelakaan sekitar pukul 04:20 Pagi. Korban mengalami kecelakaan di jalan raya kawasan wisata Candisasa, Desa Sengkidu, Karangasem. Bule tersebut diduga dalam keadaam pengaruh alkohol saat berkendara sehingga bisa terjatuh dengan sendirinya saat di tikungan di depan  Pura Batu Madeg di Candidasa. “Korban datang dari arah Amlapura menuju Denpasar ternyata gagal nikung kanan sehingga terus menerobos ke kiri jalan hingga terpental ke pinggir pantai,” Ujar Kasat Lantas Polres Karangasem, AKP Made Suadnyana saat dikonfirmasi Jumat (1/1/2016).
         Disampaikan saat ditemukan korban sudah dalam keadaan sekarat dengan luka robek di kepala, luka di dahi, pungung, lutut kiri. Kerasnya benturan di kepala diduga penyebab kematian korban apalagi korban saat itu ditemukan tidak mekai helm. Disampaikan mayat korban masih berada di RS Penta Medika guna menunggu pihak keluarga korban. *

Minggu, 22 November 2015

Memilih Cerdas, Cerdas Memilih Untuk Karangasem

    foto: Ketiga Paslon Peserta Pilkada Karangasem Saat Mengikuti Debat Publik 

KARANGASEM, Teropong Amlapura - Kabupaten Karangasem yang selalu dicap sebagai daerah kering dan miskin masih punya harapan untuk maju. Harapan itu ada pada pemimpin yang tepat. Sebab di tangan pemimpin yang cerdas, bersih, dan berani maka kemajuan itu pasti akan datang. Di tangan pemimpin yang cerdas rakyat yang bodohpun bisa dibuat cerdas. Di tangan pemimpin yang bodoh maka rakyatnya yang cerdas pun jadi bodoh. Jangan anti memilih pemimpin karena kegagalan dan kekecewaan masa lalu. 

Harapan mendapat pemimpin yang baik (berkualitas) masih ada seperti di Jakarta menemukan Ahok atau di Kota Surabaya menemukan Bu Risma. Pemimpin yang Pro Poor itu lahir dari dari masyarakat yang sadar akan nasibnya yang perlu dibantu pemerintah. Pemimpin yang punya program dengan visi misi yang menyentuh masyarakat itulah yang harus dipilih. Nasib anda saat ini akan berubah di tangan pemimpin yang berkualitas. Stigma bahwa siapapun pemimpinnya nasib anda akan tetap seperti hari ini itu adalah anggapan yang keliru. Percaya karena program yang dibuat pemimpin nanti akan menyentuh anda secara langsung dan tidak lansung. Akan ada kebijakan pendidikan, kesehatan, lapangan pekerjaan, bantuan langsung, dan program-program pembangunan ekonomi, sosial, budaya yang dibawa pemimpin baru. Jadi pilih dia pemimpin yang berkualitas, yang visi dan misinya punya terobosan yang nanti bisa mengubah nasib anda seterusnya. Jangan memilih pemimpin instan dari uang yang diberikannya hanya sehari (serangan fajar) itu akan membuat nasib anda menderita 5 tahun.

Rakyat yang cerdas perlu luangkan waktu sejenak melihat mana visi misi calon pemimpin. Lihat mana yang PRO POOR, PRO JOB dan PRO GROUWT yang realistis. Realistis karena APBD Karangasem lebih kurang Rp 1.300 Miliar (1,3 Triliun) pertahun. Tapi itu jelas masih kecil untuk Karangasem dengan 500 ribu jiwa penduduk dan luas wilayah 839,54 Km2. 

Maka lihatlah siapa pemimpin yang punya jaringan ke pusat. Koneksi pusat dimiliki oleh pemimpin yg berpengalaman di pusat, pernah jadi orang pusat, atau kenal baik dengan orang-orang pusat. Kenal orang-orang hebat di pusat penting sekali sebab proyek pembangunan di pusat harus dijemput dengan jaringan dan koneksi agar sampai ke daerah. Mengandalkan proyek APBD sangat tidak maksimal apalagi untuk pembangunan yang menelan biaya ratusan miliar seperti pipanisasi, bendungan, atau dermaga. Maka lihat rekam jejak pemimpin itu. Lihat latar belakangnya termasuk keluarganya. Lihat pula Partai pengusungnya apa karena pemerintahan di Kabupaten sangat bergantung dari garis partai di pemerintahan pusat. Partai pemerintah akan mengalirkan program pemerintah segaris partai demi kemajuan partai di daerah untuk pilpres berikutnya. Jadi jangan heran pemimpin non partai pemerintah tidak akan dapat bagian kue program pemerintahan pusat. Maka mari memilih untuk menjadi cerdas sehingga kita cerdas memilih. 

Masyarakat Karangasem diberikan pilihan SMS, MasDipa, dan SuKSes. Nomor urut 1,2,3 mana yang lebih baik anda bisa menilai. Mana yang sesuai dengan kreteria di atas anda yang menilai. Masih ada waktu menentukan sebelum 9 Desember 2015. Masih ada Debat Publik yang akan digelar 22 November dan 29 November 2015 agar bisa menilai mana pemimpin yang berkualitas. Satu suara anda menentukan masa depan pembangunan Karangasem 5 tahun kedepan. 

Mari Memilih Cerdas untuk Cerdas Memilih Pemimpin Karangasem. ***