Laman

Laman

Minggu, 22 November 2015

Memilih Cerdas, Cerdas Memilih Untuk Karangasem

    foto: Ketiga Paslon Peserta Pilkada Karangasem Saat Mengikuti Debat Publik 

KARANGASEM, Teropong Amlapura - Kabupaten Karangasem yang selalu dicap sebagai daerah kering dan miskin masih punya harapan untuk maju. Harapan itu ada pada pemimpin yang tepat. Sebab di tangan pemimpin yang cerdas, bersih, dan berani maka kemajuan itu pasti akan datang. Di tangan pemimpin yang cerdas rakyat yang bodohpun bisa dibuat cerdas. Di tangan pemimpin yang bodoh maka rakyatnya yang cerdas pun jadi bodoh. Jangan anti memilih pemimpin karena kegagalan dan kekecewaan masa lalu. 

Harapan mendapat pemimpin yang baik (berkualitas) masih ada seperti di Jakarta menemukan Ahok atau di Kota Surabaya menemukan Bu Risma. Pemimpin yang Pro Poor itu lahir dari dari masyarakat yang sadar akan nasibnya yang perlu dibantu pemerintah. Pemimpin yang punya program dengan visi misi yang menyentuh masyarakat itulah yang harus dipilih. Nasib anda saat ini akan berubah di tangan pemimpin yang berkualitas. Stigma bahwa siapapun pemimpinnya nasib anda akan tetap seperti hari ini itu adalah anggapan yang keliru. Percaya karena program yang dibuat pemimpin nanti akan menyentuh anda secara langsung dan tidak lansung. Akan ada kebijakan pendidikan, kesehatan, lapangan pekerjaan, bantuan langsung, dan program-program pembangunan ekonomi, sosial, budaya yang dibawa pemimpin baru. Jadi pilih dia pemimpin yang berkualitas, yang visi dan misinya punya terobosan yang nanti bisa mengubah nasib anda seterusnya. Jangan memilih pemimpin instan dari uang yang diberikannya hanya sehari (serangan fajar) itu akan membuat nasib anda menderita 5 tahun.

Rakyat yang cerdas perlu luangkan waktu sejenak melihat mana visi misi calon pemimpin. Lihat mana yang PRO POOR, PRO JOB dan PRO GROUWT yang realistis. Realistis karena APBD Karangasem lebih kurang Rp 1.300 Miliar (1,3 Triliun) pertahun. Tapi itu jelas masih kecil untuk Karangasem dengan 500 ribu jiwa penduduk dan luas wilayah 839,54 Km2

Maka lihatlah siapa pemimpin yang punya jaringan ke pusat. Koneksi pusat dimiliki oleh pemimpin yg berpengalaman di pusat, pernah jadi orang pusat, atau kenal baik dengan orang-orang pusat. Kenal orang-orang hebat di pusat penting sekali sebab proyek pembangunan di pusat harus dijemput dengan jaringan dan koneksi agar sampai ke daerah. Mengandalkan proyek APBD sangat tidak maksimal apalagi untuk pembangunan yang menelan biaya ratusan miliar seperti pipanisasi, bendungan, atau dermaga. Maka lihat rekam jejak pemimpin itu. Lihat latar belakangnya termasuk keluarganya. Lihat pula Partai pengusungnya apa karena pemerintahan di Kabupaten sangat bergantung dari garis partai di pemerintahan pusat. Partai pemerintah akan mengalirkan program pemerintah segaris partai demi kemajuan partai di daerah untuk pilpres berikutnya. Jadi jangan heran pemimpin non partai pemerintah tidak akan dapat bagian kue program pemerintahan pusat. Maka mari memilih untuk menjadi cerdas sehingga kita cerdas memilih. 

Masyarakat Karangasem diberikan pilihan SMS, MasDipa, dan SuKSes. Nomor urut 1,2,3 mana yang lebih baik anda bisa menilai. Mana yang sesuai dengan kreteria di atas anda yang menilai. Masih ada waktu menentukan sebelum 9 Desember 2015. Masih ada Debat Publik yang akan digelar 22 November dan 29 November 2015 agar bisa menilai mana pemimpin yang berkualitas. Satu suara anda menentukan masa depan pembangunan Karangasem 5 tahun kedepan. 

Mari Memilih Cerdas untuk Cerdas Memilih Pemimpin Karangasem. ***


0 komentar:

Posting Komentar