foto: Kampaye Akbar Paslon SMS (Sudirta-Made Sumiati) di Stadion Gunung Agung Amlapura
KARANGASEM, Teropong Amlapura –
Sesuai dengan ekpektasi awal bahwa kampaye SMS (Sudirta-Made Sumiati) akan
dibanjiri ribuan masa terbukti sudah. Dari pengamatan di lapangan, tidak kurang
sekitar 35 ribu massa mengahdiri acara kampaye akbar tim SMS yang dilaksanakan
di stadion Gunung Agung di Jalur 11 Amlapura, Minggu (15/11) kemarin. Massa
yang kebanyakan mengetanakan kaos
bergambar paket SMS dan membawa bendera PDIP tersebut memenuhi stadion sejak
pukul 14:00 Wita. Massa datang dari seluruh kecamatan dengan menggunakan
Truk-truk dan sepeda motor.
Susana tambah semarak karena 50
Sekae Baleganjur membahana memenuhi seisi stadion. Wayan Sudirta dan Made
Sumiati yang mengenakan pakean putih-putih pun berjaan dari luar stadion menyapa
massa yang berbaris di sepanjang jalan menju stadion. Calon nomor urut satu tersebut didampingi oleh
Sekeje PDIP Hasto Kristiyanto, ketua DPD PDI Wayan Koster, Anggota DPR RI Made
Urip dan seluruh fungsionaris DPD Bali dan DPC PDIP Karangasem.
Hasto yang menyapa seluruh massa
menyampaikan bahwa sudah saatnya berubah untuk kemajuan Karangasem. Hasto yang
mengucapkan salam dari Ketum PDIP Ibu Megawati menyampaikan kalau perubahan karangaem
ke arah lebih maju ada di tangan calon PDIP yaitu Paket SMS. Hasto menyampaikan
bahwa membawa mandat Ibu Megawati yang menyampaikan bahwa memerintahkan seluruh
kader partai untuk bergerak dan mendukung calon dari PDIP di semua daerah
pilkada merupakan intruksi yang kuat untuk bisa memangkan pilkada Karangasem.
Pihaknya pun menyebut bahwa
program yang dibuat SMS sejalan dengan Pemerintahn Jokowi yang notabena adalah
kader PDIP. “Kalau bupatinya SMS tentu akan sejalan dengan program yang ada di
pemerintahan, Karangasem akan diperhatikan pusat, saya tadi sudah telpon
menteri PU agar masalah di Karangasem yaitu air bisa mengalir sampai ke
kecamatan Kubu dan seluruh kecamatan di Kabupaten Karangasem,” ujar Hasto yang
disambut riuh ribuan massa.
Hasto pun menambahkan bahwa hanya
satu calon yang diusung PDIP di Karangasem. Apapbila ada calon yang mengaku-ngaku
didukung PDIP itu tidak benar. “Ingat calon PDIDP itu hanya satu yaitu SMS
(Wayan Sudirta dan Made SUmiati), jadi kalau ada calon lain yang ngaku didukung
PDIP itu adalah penipu,” tegasnya. Pihaknya pun yakin, dengan dukungan massa
yang ada saati ini, dibantu relawan yang ada di setiap desa dan dusun, dan
setiap orang mengajak saudara atau temannya untuk memilih SMS, maka 9 Desember
2015 akan menjadi kemenangan bersama PDIP, kemenagan untuk menuju Karangasem
lebih maju, lebih bersih, dan lebih sejahtera.
Sementara calon Bupati Wayan Sudirta
dalam orasinya menyampaikan bahwa 31 program yang dicanankangaknnya SMS merupakan
program pro rakyat yang telah mendapatkan kajian akademisi. Pihaknya mengaku
menyusun program berdasarkan data dan fakta sehingga yang yang dibuatnya adalah
sebuah solusi atas suatu problem yang ada di Karangasem. Dismpaikan bahwa pendidikan,
kesehatan, pariwisata, ekonomi, pertanian, dan tata kelola birokrasi menjadi
proritas dalam programnya. “Kita sampaikan bahwa nanti pendidikan wajib belajar
12 tahun SMA/SMK bebas SPP dan gratis semua biaya sekolah, calon lain hanya
baru bisa 9 Tahun,” ujarnya. Selain itu, untuk masalah kesehatan pihaknya siap
membantu warga miskin yang sakit berobat di RSUD. Begitu juga sektor pariwisata
dan pertanian akan digenjot. Sementara untuk tata kelola birokrasi dirinya
mengaku akan menyerahkan pada Sekda yang bersih dan jujur sehingga tidak nanti
ada mutasi guru karena kepentingan politik, dan tidak ada perekrutan PNS yang
dikenakan pungli atau sogok dan suap untuk bisa lulus.
Sementara itu Calon Wakil Bupati Ni
Made Sumiati pun mengaku akan mengairkan Air Telaga Waja sampai ke Kecamatan Kubu.
Dimana proyek pipanisasi tersebut tarsus tersendat dan terkendala sehingga masa
pemeritanhannya akan dibenahi. “Masyarakat Kubu nanti jangan khawatir, setelah
9 desember SMS menang maka Air Telaga Waja akan mengalir segera ke Kubu, itu
janji kami paket SMS kepada Masyarakat Kubu,” ujarnya. Pihaknya yakin karena
telah mendapat dukungan dari Pusat yang notabene adalah pemerintahan yang
dipegang PDIP. Begitu juga dengan Dermaga dan infrastruktur lainykan akan diperbaiki
tapi pihaknya bukan untuk mencari proyek karena dirinya bukan kontraktor. “Saya
dan Pak Wayan Sudirta ini orang hukum, bukan pengusaha atau kontraktor, jadi
kami tidak akan mencari proyek, semua APBD akan kita alokasikan kepada
masyarakat” pungkasnya. *







0 komentar:
Posting Komentar