Laman

Laman

Selasa, 14 Maret 2017

Setelah Diplaspas, Kapolres Resmikan Gedung Baru Polsek Abang


Foto: Kapolres Karangasem AKBP Sugeng Sudarso saat menandatangani prasasti meresmikan gedung Polsek Abang

KARANGASEM, Teropong Amlapura – Polsek Abang menempati gedung yang baru selesai direhab. Agar bisa ditempati secara permanen dan bebas dari unsur sekala niskala, bangunan diplaspas bertepatan dengan Purnama Kapitu, Minggu (12/3/2017). Setelah diplaspas, gedung yang berada di sebelah Utara Polsek yang dibangun dari bantuan donutur dan swadaya masyarakat itu diresmikan oleh Kapolres Karangasem AKBP Sugeng Sudarso melalui penandatangan prasasti.
   Kapolsek Abang, AKP I Nyoman Sugita Yasa mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Abang yang telah membantu renovasi Mapolsek Abang. Disampaikan kondisi gedung dulunya sudah keropos dan bila hujan bocor disana sini.  “Saya sangat apresiasi dan berterima kasih atas kepedulian para tokoh masyarakat dan pengusaha yang ada di kecamatan Abang yang di wakili oleh 115 donatur sehingga renovasi mapolsek Abang dapat dilaksanakan,” ujarnya. Pihaknya pun menyampaikan bahwa dengan anggaran yang terbatas maka pengerjaannya dilakukan secara gotong royong oleh anggota polsek Abang  sehingga bisa menekan biaya.      
    Kapolres Karangasem AKBP Sugeng Sudarso juga mengucapkan trima kasih kepada semua pihak yang telah membantu renovasi bangunan polsek Abang. Pihaknya berharap dengan adanya gedung baru dapat dipergunakan untuk melayani masyarakat yang lebih baik lagi. “Kepada anggota polsek Abang harus pertanggung jawabkan gedung ini dengan jalan melayani masyarakat lebih baik, tanpa ada partisipasi dari masyarakat polri tidak akan sukses dalam menjaga kamtibmas,” pungkasnya. adm


Bupati Mas Sumatri Ajak Semua Pihak Jaga Komitmen Bangun Karangasem

Foto: I Gusti Ayu Mas Sumatri

KARANGASEM, Teropong Amlapura - Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri meminta semua pihak untuk menjaga komitmen membangun Kabupaten Karangasem menjadi lebih baik. "Keberhasilan pembangunan di Kabupaten Karangasem ada di pundak kita, untuk itu mari kita bersama mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan menjaga citra pemerintah di mata masyarakat", ujar Bupati Mas Sumatri saat memberikan arahan dalam Rapat Pembahasan Terkait Pelaksanaan Paket-paket Kegiatan Fisik Tahun Anggaran 2017, Senin (13/3/2017) di Aula Kantor Bupati Karangasem.
     Hadir dalam acara tersebut pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, pengusaha dan konsultan se-Kabupaten Karangasem. Bupati berpesan kepada para peserta untuk bersama-sama berkomitmen membangun Kabupaten Karangasem yang lebih baik, sesuai dengan visi misi menuju Karangasem Bersih, Cerdas, Bermartabat berlandaskan Tri Hita Karana. 
   Selain itu, Bupati berharap pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Karangasem dapat berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan dalam anggaran kas dan terselesaikan tepat pada waktunya. (ADM)

Jumat, 03 Februari 2017

Senderan Jebol Timpa Rumah Warga Samuh

foto: Rumah korban I Komang Simpen yang tertimpa senderan yang jebol

Teropong Amlapura – Nasib apes dialami oleh I Komang Simpen (51), warga Banjar Samuh, Desa Bugbug, Karangasem. Pria yang bekerja sebagai petani itu harus menanggung kerugian puluhan juta rupiah karena rumahnya rusak tertimpa longsoran senderan yang tiba-tiba jebol, Kamis (2/2).
     Simpen saat ditemui di rumahnya, Kemarin menuturkan bahwa senderan setinggi 5 meter di sebelah barat rumahnya itu jebol sekitar pukul 01:00 dini hari. Material longsoran menerjang rumah hingga mengakibatkan dua kamar yang ditempati dua putranya rusak. “Kamar yang paling rusak adalah kamar yang ditempati putra saya yang paling kecil I Ketut Agus Sugiantara,” terangnya.
   Terlihat memang material longsoran berupa batu dan tanah masuk ke dalam kamar karena menjebol tembok rumah. Beruntung saat itu Agus dalam keadaan terjaga karena merasa silau akibat lampu menyala. Sebab sebelumnya listrik padam sekitar pukul 22:00 sehingga keluarga itu memutuskan untuk tidur. “Saya bangun karena silau listrik hidup, saat itu saya mendengar kalau ada runtuhan seperti gempa makanya saya keluar kamar dan terjadi longsor,” ujar Agus menceritakan kejadian yang dialaminya. 
  Kendati nyawanya terselamatkan, namun barang-barang di dalam kamarnya seperti almari dan kasur semua rusak akibat tertimbun longsor. Sementara kamar yang di sebelahnya yang ditempati kakanya  I Nyoman Budiarta (30) dan istrinya Ni Wayan Budi Apriani (21) hanya mengalami retak-retak sehingga sempat mengevakuasi barang-barangnya dikeluarkan.
  Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem yang dipimpin oleh Kepala BPBD Karangasem Ida Ketut Arimbawa melakukan evakuasi terhadap material longsoran yang dibantu oleh warga setempat. Pihkanya menyampaikan bahwa senderan jebol selain karena hujan yang membuat tanah lembek, senderan juga terlalu lurus. “Kemiringan senderan kurang,” terangnya.
   Pihkanya pun meminta warga yang tinggal di sana juga waspada karena senderan sepanjang 500 meter itu juga mengancam rumah-rumah lain di bawahnya. Sebab senderan percis di atas tebing sementara rumah warga berada dibawahnya. Adm**

Rabu, 01 Februari 2017

Hujan Angin Melanda Karangasem, Pohon Tumbang Timpa Rumah dan Melintang di Jalan Raya

            foto: BPBD Karangasem saat melakukan evakuasi pohon tumbang

KARANGASEM, Teropong Amlapura – Hujan angin melanda Kabupaten Karangasem. Cuaca buruk tersebut telah memicu peristiwa pohon tumbang di beberapa wilayah Bumi Lahar. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem mencatat setidaknya beberapa lokasi yang mengalami peristiwa pohon tumbang yang menimpa rumah warga atau melintang di Jalan raya.
  Kepala BPBD Karangasem, Ida Ketut Arimbawa menyampaikan angin kencang yang disertai hujan deras terjadi sejak Selasa (31/1) pagi hingga Rabu (1/2) malam kemarin. Pihaknya mengaku menerima beberapa laporan kejadian pohon tumbang dari masyarakat. “Kendati tidak sampai menimbulkan korban jiwa, namun pohon tumbang yang menimpa rumah menimbulkan kerusakan dan yang melintang ke jalan raya mengakibatkan kemacetan,” ujarnya.
   Pihaknya menyebut pertama menerima laporan peristiwa pohon tumbang terjadi di Banjar Gumung, Desa Tenganan, Kecamatan Manggis. Pohon jenis albesia tumbang menimpa rumah milik I Komang Remia. Kejadian itu mengakibatkan rumahnya rusak parah. Bahkan korban mengalami luka di kepala akibat runtuhan genting hingga harus mendapat perawatan di puskesmas.
   Pihaknya juga mengaku menerima laporan pohon tumbang yang menimpa rumah I Kadek Astawa di Banjar/Desa/Kecamatan Bebandem, Selasa sore. Kendati tidak sampai melukai namun kerusakan pada rumah korban cukup berat.
   Selanjutnya disampaikan pohon tumbang juga menimpa rumah I Wayan Gede Gunung di Banjar Kuta Bali, Desa Sibetan, Bebandem. Rumah petani itu tertimpa pohon durian yang roboh juga ketika terjadi hujan lebat. “Selain menimpa rumah korban, pohon durian tersebut juga menimpa kabel listrik PLN,” ungkapnya.
   Arimbawa mengaku pohon tumbang juga terjadi di ruas jalan Jungutan Mumbul di Banjar Semana, Desa Bhuanagiri, Kecamatan Bebensem. Pohon jempinis yang tumbang itu menimpa kabel PLN dan badan jalan sehingga sempat membuat kemacetan namun segera teratai oleh tim BPBD yang langsung turun ke lokasi.
   Sementara itu dilaporkan kejadian pohon tumbang terjadi Pada Rabu (2/1) siang di wilayah Sang Hyang Ambu, Desa Bugbug, Karangasem. Kejadiannya sekitar pukul 12.00 dimana Pohon yang tumbuh di tebing tumbang menutupi sebagian badan jalan. Kejadian tersebut sempat mengganggu arus lalulintas Candidasa-Amlapura hampir selama satu jam. ‘’Begitu kejadian kita langsung bergerak. Kita kirim satu regu personil reaksi cepat ke lokasi kejadian,’’ ujarnya.
   Mantan Kepala Pemadam Kebakaran itu menyampaikan bahwa tim BPBD sudah melakukan evakuasi seluruh pohon tumbang tersebut kendati di tengah cuaca yang buruk. Kepada masyarakat pihkanya menyarankan untuk tetap waspada dan berlindung di tempat yang aman jauh dari pohon ketika ada angin kencang. “Saya menghimbau masyarakat selalu waspada dan menghindari pepohonan besar ketika hujan deras yang disertai angin kencang,” pungkasnya. adm**

Warning!!!! DPRD Karangasem Sorot Mutasi Kepala Dinas Jadi Staf

foto: ilustrasi
KARANGASEM, Teropong Amlapura – Mutasi yang dilakukan oleh Bupati Karangasem Gusti Ayu Mas Sumatri mendapat sorotan banyak pihak. Selain menjadi pergunjingan di kalangan PNS dan masyarakat, langkah bongkar pasang birokrasi ala Mas Sumatri tersebut mendapat sorotan Dewan. Terutama mutasi nyeleneh yang dilakukan saat memutasi dua Kepala Dinas menjadi Staf biasa pada Selasa (31/1/2017).
    Salah satu anggota dewan yang bereaksi keras adalah ketua Komisi IV DPRD Karangasem, I Wayan Sudira. Politisi PDIP asal Bebandem itu secara tegas menyangkan sikap Bupati yang memutasi Kepala Dinas menjadi Staf. “Saya pribadi sangat menyangkan, itu sangat tidak berperasaan,” ujar Sudira saat ditemui di Gedung DPRD Karangasem, Kemarin.
    Sudira menyebut bahwa memutasi kepala dinas menjadi staf akan sangat mengganggu psikologis orang tersebut. Sebab dulu bawahan sekarang menjadi atasannya. Terlebih pihaknya berkeyakinan kedua kepala dinas tersebut memiliki kinerja yang cukup baik sebab tidak ada kesalahan fatal yang dilakukannya seperti terkena kasus korupsi.
     Demi terciptanya rasa keadilan, Ia pun meminta agar Bupati nantinya bisa memberikan penjelasan mengapa melakukan mutasi extrime tersebut. Pihaknya pun meminta pansus ASN (Aparatur Sipil Negara) yang saat ini sudah terbentuk di Dewan agar mendalami aturan dan Undang-Undang ASN apakah memang diperbolehkan memindahkan Kelapa Dinas menjadi staf. “Saya dorong nanti Pansus ASN untuk mendalami mutasi-mutasi yang dilakukan Bupati, itu sebagai bentuk pengawasan Dewan, biar dibuka terang benderang” ungkapnya.
     Sementara itu, Anggota Pansus ASN DPRD Karangasem, I Komang Sudanta mengaku pihaknya akan mengupas tuntas masalah mutasi yang terjadi di Karangasem. Pihaknya mengaku sudah mendapatkan informasi tentang mutasi-mutasi yang terkesan nyeleneh yang dilakukan sang bupati. Kendati demikian pihaknya mengaku masih mendalami data-data dan laporan-laporan yang terkumpul agar bisa dipelajari dan nanti dikonsultasikan ke Kementerian Pendayaan Aparatur Negara dan  Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) di Jakarta. ‘’Sekarang kita masih inventarisir data dan fakta di lapangan dulu,’’ ujarnya. Sudanta yang juga sebagai ketua Komisi I DPRD Karangasem itu mengaku telah membuka posko pengaduan Mutasi untuk menyerap inforamsi dari masyarakat. Diharapkan warga atau PNS tidak perlu takut melapor karena kerahasiannya akan dijaga pansus.
  Seperti yang diberitakan sebelumnya, Bupati Mas Sumatri melakukan mutasi terhadap 47 Pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Karangasem. Uniknya, diantara mutasi itu membuat Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gede Ariyasa dimutasi menjadi guru biasa ke SMP 1 Abang. Senasib dengan itu, Kepala Dinas Kesehatan dr.I Gusti Made Tirtayana dimutasi jadi dokter biasa di Puskesmas Kubu I. Dua posisi Kadis itu dikosongkan dan untuk sementara diisi oleh Plt (pelaksana tugas) yang dijabat oleh Sekretaris Dinasnya masing-masing. adm**

Selasa, 31 Januari 2017

Kadisdikpora Dimutasi, Rapat Pansus Rekrutmen Guru Kontrak Ditunda

foto: ilustrasi

KARANGASEM, Teropong Amlapura – Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Kabupaten Karangasem I Gede Ariyasa yang dimutasi tiba-tiba oleh Bupati Mas Sumatri rupanya berdampak pada kerja Pansus DPRD Karangasem tentang rekrutment guru kontrak. Pasalnya, rapat kerja pansus yang sejatinya dilakukan pada Selasa (31/1) akhirnya ditunda. Anggota pansus ramai-ramai mengusulkan penundaan itu karena perwakilan dari Disdikpora tidak mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan pansus terutama terkait kebijakan-kebijakan perekrutan.
    Ketua Pansus Rekrutmen Guru Kontrak, Wayan Tama dengan berat hati mengeluarkan keputusan menunda rapat pansus yang sejatinya sudah dimulai sekitar pukul 11:00 Wita di Gedung DPRD Karangasem. Politisi Golkar itu mengaku rapat pansus tidak bisa dilanjutnya karena Kepala Dinas Pendidikan selaku ketua panitia rekrutment guru kontrak tidak ada di tempat karena sedang mengikuti acara mutasi. Tama beralasan perwakilan Disdikpora yang dikirim oleh mantan Kadisdik tidak bisa menjawab pertanyaan pansus. “Karena kepala dinas pendidikan tidak ada, Staf yang dikirim tidak bisa memberikan jawaban-jawaban terhadap kebijakan perekrutan maka rapat pansus ini kita tunda, rapat kita lanjutkan pada 6 Februari 2017 mendatang,” ujarnya menutup rapat.  (berita terkait: Mimih Ratu, Dua Kadis di Karangasem Dimutasi Jadi Staf Biasa)
   Sebelumnya, Kepala Bidang Pengembangan SMP Disdikpora Karangasem yang sekaligus kordinator seleksi tes wawancara Rekrutmen Guru Kontrak, I Ketut Sudana mengaku pihaknya ditugaskan oleh Kepala Dinas Pendidikan untuk mewakili rapat dengan pansus. Pihaknya mengaku hanya bertugas menjelasakan teknis perekrutan guru kontrak namun tidak bisa memberikan jawaban terkait kebijakan. Dimana pansus menanyakan kenapa Panitia melaksanakan tes tanpa mengindahkan rekomendasi dewan. “Maaf kami hanya mewakili untuk memberikan jawaban terkait teknis pelaksanaan tes, kami tidak bisa memberikan jawaban terkait kebijakan pimpinan, karena itu melebihi kewenangan kami,” ungkapnya. Pihaknya pun mengaku, posisinya di Disdikpora juga masih tidak jelas apakah masih atau tidak sehingga diharapkan untuk menunggu kepastian pejabat yang baru. adm**


Ini Dia Pejabat OPD yang Dimutasi Bupati Mas Sumatri

foto: Bupati Karangasem Gusti Ayu Mas Sumatri saat melantik pejabat yang dimutasi

KARANGASEM, Teropong Amlapura – Bupati Karangasem Gusti Ayu Mas Sumatri kembali melakukan mutasi di jajaran pemerintahannya. Bupati merombak 47 jabatan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Pemkab Karangasem, Selasa (31/1). Perombakan itu  terdiri dari 19 eselon II, 17 eselon III, dan 11 eselon IV.
   Bebeberapa kepala OPD yang dimutasi yaitu Kadis Perhubungan, Wayan Sutapa menjadi Staf Ahli. Begitu juga dengan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Nengah Toya serta Kepala Dinas Pengendalian Pendududuk dan Keluarga Berencana, dr.Priagung Duarsa juga menjadi staf ahli.
   Kepala Badan Kesbangpol Ida Bagus Suastika kembali dipercaya menjabat kadis perhubungan. Made Sujana Erawan dari staf ahli dipercaya sebagai kepala Bapeda. Sementara Kepala Bapeda sebelumnya I Ketut Sedana Merta dipindah menjadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU). Nyoman Sutirtayasa yang sebelumnya menjadi kadis PU kini dipindah jadi Kadis Pemadam Kebakaran. (berita terkait: Mimih Ratu, Dua Kadis di Karangasem Dimutasi Jadi Staf Biasa)
   Mutasi juga dialami I Gusti Nyoman Arya Sulang yang semula menjabat Kepala Dinas Tenaga Kerja dipindah menjadi Kepala Badan Kesbangpol. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Komang Daging digeser menjadi kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Sementara posisinya digantikan oleh Komang Agus Sukasena yang sebelumunya menjadi kepala Dinas Lingkungan Hidup.
      Kepala Dinas Sosial, I Made Sosiawan dipindah menjadi Kepala Dinas Pengendalian Pendududuk dan Keluarga Berencana. Sementara posisi Kadis Sosial digantikan oleh Puspa Kumari.
  Nasib miris dialami oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gede Ariyasa yang lengser menjadi guru biasa di SMP 1 Abang. Begitu juga dengan Kepala Dinas Kesehatan dr.I Gusti Made Tirtayana turun kasta jadi dokter pratama di Puskesmas Kubu I.
    Selain itu, ada juga 8 posisi jabatan yang masih kosong yaitu Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepala Badan Kepegawaian, Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Penanaman Modal, dan Kepala Dinas Tenanga Kerja.
    Pengisian OPD yang kosong untuk sementara ditunjuk Plt (Pelaksana tugas). Bupati masih akan membentuk tim seleksi yang nantinya akan melakukan penjaringan melalui lelang jabatan. adm**