KARANGASEM, Teropong Amlapura – Kemampuan guru-guru di
Karangasem dalam masatwa, mapidarta, dan madharma wecana dinilai masih rendah.
Oleh karena itu, MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Kesenian tingkat SMP
bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Karangasem mengadakan workshop Training Of Trainer (TOT) kepada
guru-guru kesenian dan Bahasa Daerah Bali tingkat SD, SMP, SMA/SMK se-Kabupaten
Karangasem, Jumat (4/9) kemarin.
Bertempat di Gedung UKM Center Amlapura, panitia
menghadirkan dua narasumber yang berkompeten yaitu Drs. Wayan Sudita, M.Si dan
Prof. Dr. Gusti Ngurah Sudiana. Wayan Sudita yang merupakan seniman yang biasa
memerankan tokoh patih agung dalam pentas drama gong tersebut didaulat
memberikan ilmu masatwa kepada 350 guru SD yang mengikuti acara tersebut.
Sementara Gusti Ngurah Sudiana yang merupakan ketua PHDI dan juga dosen yang
biasa Mapidarta dan memberikan Dharma Wacana di TV tersebut didaulat untuk
memberikan materi terkait Mapidarta dan Dharma Wacana kepada 95 Guru SMP dan
SMA/SMK yang terlihat antusias mengikuti acara tersebut.
Ketua Panitia Ida Wayan Gotama Adiputra,
S,Sn. M.Sa menyampaikan bahwa acara dibuat untuk meningkatkan kemampuan
guru-guru dalam tiga bidang kemampuan berbahasa bali tersebut. Pihaknya
menyampaikan kemampuan guru perlu ditingkatkan agar bisa mentranspormasikan
ilmunya nanti kepada siswa. “Guru-guru harus memahami dan mampu memberikan
contoh kepada sisiwanya dengan baik, jika tidak maka siswa sulit untuk
melakukan” Ujar Gotama yang menyampaikan bahwa kemampuan masatwa, mapidarta, dan madharma
wacana adalah kemampun berbahasa yang bisa dikuasai apabila sering
dilakukan.
Gotama menyampaikan tujuan lain dilakukannya
workshop training of trainer (TOT) terhadap Masatwa, Mapidarta, dan Madharma
Wacana karena melihat prestasi atlet porsenijar Karangsem yang belum maksimal.
Dalam porsenijar tingkat provinsi para seniman yang dikirim oleh Karangasem selalu
kalah bersaing dengan daerah lain. “Dengan pelatihan ini diharapkan prestasi
porsenijar Karangasem nanti bisa meningkat” Ujarnya seraya menambahkan bahwa
kategori Masatwa, Mapidarta, dan Madharma Wacana dilombakan dalam porsenijar. *







0 komentar:
Posting Komentar