Laman

Laman

Rabu, 21 Oktober 2015

Karangasem Lepas 20 Calon Kader Bela Negara

KARANGASEM, Teropong Amlapura -  Pemerintah Kabupaten Karangasem melepas 20 orang calon kader bela Negara. Mereka yang dilepas itu adalah 20 orang pemuda yang terpilih mewakili Kabupaten Karangasem untuk mengikuti pelatihan bela negara selama 30 hari yang dilaksanakan di Rindam IX/Udayana Kabupaten Tabanan. Para calon kader bela Negara tersebut dilepas Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem I Gede Adnya Mulyadi di Ruang Rapat Bupati Karangasem, Rabu (21/10) kemarin. Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Badan Kesbangpolinmas Karangasem Ida Bagus Swastika, Kabag Humas Protokol Made Supartha, dari unsur Polri Kabag Linmas Cok Arim Mahaputra dan unsur TNI Kasdim Mayor Suparman.Sekda Adnya Mulyadi menyambut positif program bela negara dari Kementrian Pertahanan (Kemenhan) tersebut. Pihaknya berharap agar semua peserta dapat menjaga kesehatan dengan baik sehingga dapat mengikuti setiap kegiatan yang ada dengan lancar. “Berlatihlah dengan baik sehingga mampu menjaga nama baik Kabupaten Karangasem,” pesannya. Adnya Mulyadi juga menyampaikan dengan mengikuti pelatihan bela negara akan dapat membentuk disiplin diri bagi peserta.  “Saya yakin dengan kegiatan ini, maka para generasi muda akan kembali memiliki rasa cinta Tanah Air dan punya wawasan kebangsaan yang luas,” ujarnya.       
    Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpolinmas Karangasem Ida Bagus Swastika saat mengantar calon kader bela negara mengatakan, semua calon yang akan dikirim saat ini adalah tokoh muda yang berasal dari sektor pendidikan, tokoh masyarakat, dan swasta. Dijelaskan pembentukan Kader Pembina Bela Negara bukan wajib militer namun merupakan program dari Kementerian Pertahanan sebagai perwujudan hak dan keajiban warga negara dalam pembelaan negara. Disampaikan program itu akan membentuk 4.500 kader pembina bela negara di 45 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia termasuk di Bali. Pelatihan bela negara akan diselenggarakan oleh satuan satuan pendidikan TNI di Rindam IX/Udayana. Para peserta pelatihan akan diasramakan selama 30 hari. (hms)

Selasa, 20 Oktober 2015

Tim Sidak KTR Temukan Puntung Rokok Berserakan di RSUD Karangasem

KARANGASEM, Teropong Amlapura – Penerapan Perda nomor 10 tahun 2011 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) sepertinya belum diketahui secara luas oleh masyarkat. Buktinya dalam sidak yang dilaksanakan tim gabungan Satpol PP Provinsi Bali dengan Dinas Kesehatan dan Disreskrimsus Polda Bali masih menemukan adanya puntung rokok di RSUD Karangasem dan Kantor Samsat Karangasem, Selasa (20/10) kemarin. Selain itu, ditemukan pula asbak dan penunggu pasien yang tertangkap tangan merokok di kawasan Rumah Sakit sehingga langsung didata oleh tim.
Tim yang dipimpin oleh Kasi Penegakan Hukum Satpol PP Provinsi Bali, Ketut Pongres Languaga menyampaikan bahwa dalam sidak yang dilakukannnya menemukan punting rokok di Kantor Samsat dan RSUD Karangsem. Temuan itu pun dijadikan barang bukti bahwa penerapan perda KTR di Karangasem perlu ditingkatkan. “Dari beberapa tempat yang kita kunjungi hanya di Kantor Samsat dan RSUD kita temukan pelanggaran, tapi jumlahnya tidak banyak,” ungkap Ketut Pongres yang mengaku juga melakukan sidak di SMP 2 Amlapura, SMA PGRI 1 Amlapura, dan SMA 1 Amlapura namun di tempat itu tidak ditemukan bekas rokok.
        Menurutnya di Karangasem jauh lebih baik dari kabupaten lain yang rata-rata ditemukan di semua tempat yang dikunjungi. “Di Karangasem ini jauh lebih baik dari daerah lainnya, di sini hanya sedikit pelanggaran dan akan jadi percontohan bagi kabupaten lain,” pujinya.
      Prihal ditemukannya punting rokok di RSUD Karangasem terutama di areal kantin pihaknya menyarankan agar memberikan himbaun kepada petugas kantin agar melarang pembeli untuk merokok di kantin. “Nanti di kantin diharapkan agar yang berbelanja dihimbau agar tidak merokok,” sarannya. Sementara untuk penunggu pasien yang tetangkap tangan sedang merokok, pihaknya menyarankan warga tersebut untuk mengikuti persidangan tipiring di Pengadilan Negeri Amlapura pada 29 Oktober 2015 medatang. “Pelanggar yang ditemukan nanti akan disidang tipiring, ancaman hukuman 3 bulan penjara atau subsider Rp.50 ribu rupiah, nanti itu bisa difoto dan dipajang di RSUD untuk memberi efek jera kepada pengunjung dan penunggu pasien yang lain,” sarannya.
     Sementara itu, Direktur RSUD Karangasem Wayan Suardana menyampaikan pihknya sudah mensosialisasikan kepada pegawainya bahwa dilarang untuk merokok di RSUD. Pihaknya yakin bahwa yang merokok adalah pengunjung atau penunggu pasien. Suardana mengaku selama ini sudah melakukan himbauan agar jangan merokok berupa stiker dan koling melalui pengeras suara. Kendati demikian pihaknya menyampaikan kesulitan mengontrol para penunjung dan penunggu pasien terutama ketika malam hari. “Kami minta ketika malam sekali-kali dilakukan sidak agar para pengunjung dan penunggu pasien bisa lebih jera untuk tidak merokok di rumah sakit,” pintanya. Permintaan itu pun langsung direspon oleh Ketut Pongres Languaga yang akan mengintruksikan Satpol PP Karangasem untuk melakukan sidak di RSUD pada malam hari. “Ya nanti akan saya kordinasikan dengan satpol PP Karangasem agar melakukan sidak di sini (RSUD) pada malam hari,” pungkasnya. (jurnalis-TA)

Atasi Masalah Sampah, DKP Usulkan Setiap Desa Dibangun TPST

KARANGASEM, Teropong Amlapura – Sekretaris Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Karangasem, I Made Hadi Susila menyampaikan bahwa untuk menangani masalah sampah di Kabupaten Karangasem perlu adanya Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Pihaknya menyampaikan jika ingin agar Karangasem menjadi Kabupaten yang bersih, lestari, indah dan sadar lingkungan maka minimal dibangun satu TPST di satu desa. “Kita sudah usulkan agar nanti setiap desa nanti dibangun satu TPST, saat ini kita baru punya 8 unit, tahun ini dapat bantuan lagi 2 TPST sehingga totalnya punya 10 unit TPST,” Ujar Hadi Susila saat peletakan batu pertama pembangunan TPST 3R di Desa Dukuh Penaban, Kecamatan Karangasem, Sabtu (17/10).
Hadi Susila menyampaikan bahwa TPST bukanlah sama seperti tempat pembuangan sampah (TPS). Disampaikan bahwa pengolahan sampah di TPST begitu efektif sebab sampah dari rumah tangga sudah dipilah dan dikelompokkan menjadi organic dan organic baru kemudian dibawa ke TPST dengan cara jemput bola oleh petugas. Selanjutnya sampah organic dan anorganik tersebut juga dipilah dan diolah lagi dengan sistem 3R (reduce, reuse, recycle) yang mana sampah akan dibedakan mana yang masih bisa dipakai, mana yang bisa dijual (rongsokan), mana yang bisa diolah jadi kompos, dan mana sampah yang tidak bisa diolah sama sekali baru dibawa ke TPS. “Nanti hanya yang tidak bisa diolah saja yang dibawa ke TPS Linggasana, sehingga biasanya setiap hari ada 10-15 ton sampah ke TPS bisa berkurang sehingga di Linggasana tidak cepat penuh,” ungkapnya.
         Hadi menyampaikan dengan adanya TPST maka sampah yang tidak berguna yang dikirim ke TPA hanya sekitar 16% dari sampah yang ada. Sebab dengan sistem 3R di TPST mampu membuat sekitar 45% sampah bisa dipakai kembali, dan 39% menjadi pupuk kompos.
         Pihaknya pun berterima kasih kepada Kementrian PU pusat melalui Satker PAMS PU Wedapura yang tahun 2015 ini memberikan bantuan 2 unit TPST kepada Kabupaten Karangasem. TPST yang masing-masing bernilai Rp.650 juta tersebut akan dibangun di Desa Dukuh Penaban dan Desa Seraya Tengah. “Kita berharap dengan adanya TPST 3R ini bisa membuat masyarakat sadar mengelola sampah dengan baik sehingga tidak membuang sampah sembarangan,” Ujar Hadi Susila di hadapan Ketua Kelolpok Swadaya Masyarakat (KSM) Sapu Bersih Nengah Sudana yang akan diberikan mandat untuk mengelola TPST 3R di Desa Dukuh Penaban. Sudana pun mengaku bahwa dengan beroperasinya TPST di desanya tersebut maka 457 KK warga yang tinggal di Dukuh Penaban akan dilayani dalam pengelolaan sampahnya. “Dengan adanya TPST ini maka nanti masyarakat tidak lagi buang sampah sembarangan ke tegalan atau ke sungai,” pungkasnya. (jurnalis-TA)

Jumat, 04 September 2015

Kemampuan Guru-guru dalam Masatwa, Mapidarta, dan Madharma Wecana Masih Rendah

KARANGASEM, Teropong Amlapura – Kemampuan guru-guru di Karangasem dalam masatwa, mapidarta, dan madharma wecana dinilai masih rendah. Oleh karena itu, MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Kesenian tingkat SMP bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Karangasem mengadakan workshop Training Of Trainer (TOT) kepada guru-guru kesenian dan Bahasa Daerah Bali tingkat SD, SMP, SMA/SMK se-Kabupaten Karangasem, Jumat (4/9) kemarin.
Bertempat di Gedung UKM Center Amlapura, panitia menghadirkan dua narasumber yang berkompeten yaitu Drs. Wayan Sudita, M.Si dan Prof. Dr. Gusti Ngurah Sudiana. Wayan Sudita yang merupakan seniman yang biasa memerankan tokoh patih agung dalam pentas drama gong tersebut didaulat memberikan ilmu masatwa kepada 350 guru SD yang mengikuti acara tersebut. Sementara Gusti Ngurah Sudiana yang merupakan ketua PHDI dan juga dosen yang biasa Mapidarta dan memberikan Dharma Wacana di TV tersebut didaulat untuk memberikan materi terkait Mapidarta dan Dharma Wacana kepada 95 Guru SMP dan SMA/SMK yang terlihat antusias mengikuti acara tersebut.
        Ketua Panitia Ida Wayan Gotama Adiputra, S,Sn. M.Sa menyampaikan bahwa acara dibuat untuk meningkatkan kemampuan guru-guru dalam tiga bidang kemampuan berbahasa bali tersebut. Pihaknya menyampaikan kemampuan guru perlu ditingkatkan agar bisa mentranspormasikan ilmunya nanti kepada siswa. “Guru-guru harus memahami dan mampu memberikan contoh kepada sisiwanya dengan baik, jika tidak maka siswa sulit untuk melakukan” Ujar Gotama yang menyampaikan bahwa kemampuan masatwa, mapidarta, dan madharma wacana adalah kemampun berbahasa yang bisa dikuasai apabila sering dilakukan.
       Gotama menyampaikan tujuan lain dilakukannya workshop training of trainer (TOT) terhadap Masatwa, Mapidarta, dan Madharma Wacana karena melihat prestasi atlet porsenijar Karangsem yang belum maksimal. Dalam porsenijar tingkat provinsi para seniman yang dikirim oleh Karangasem selalu kalah bersaing dengan daerah lain. “Dengan pelatihan ini diharapkan prestasi porsenijar Karangasem nanti bisa meningkat” Ujarnya seraya menambahkan bahwa kategori Masatwa, Mapidarta, dan Madharma Wacana dilombakan dalam porsenijar. *

PDIP Karangasem Showforce Kekuatan, 3.000 Massa Antarkan Sudirta-Sumiati Daftar ke KPU

KARANGASEM, Teropong Amlapura – Bakal Calon Bupati  dan Wakil Bupati Karangasem yang diusung PDIP yaitu Wayan Sudirta dan Ni Made Sumiati benar-benar showforce kekuatan. Tidak mau kalah dengan calon lainnya, Sudirta-Sumiati pada pendaftaran, Selasa (28/7) kemarin menurunkan sekitar 3.000 massa pendukung sehingga kantor KPUD Karangasem menjadi lautan manusia. Selain itu, dalam perjalanan pendaftaran menuju KPU membuat beberapa ruas jalan yang dilalui pendukung menjadi padat merayap karena terlalu banyaknya mobil dan motor yang dipakai pendukung. PDIP rupanya showforce karena ingin benar-benar menunjukkan keseriusannya untuk merebut kursi Bupati Karangasem yang selama 10 tahun berada di partai lain.
Massa pendukung Sudirta-Sumiati sebelum berangkat ke KPU terlebih dahulu melakukan deklarasi paket calon di secretariat DPC PDIP Karangasem di Jalan Ayani Amlapura. Massa tampak memadati aula DPC PDIP yang menjadi tempat deklarasi. Dalam deklarasi tersebut disebutkan bahwa ketum PDIP Mega Wati menyatakan memberikan rekomendasi kepada Wayan Sudirta dan Ni Made Sumiati untuk maju dalam pilbup Karangasem 2015. Surat keputusan tersebut dibacakan oleh Wayan Sumatra selaku sekretaris tim pemengan PDIP untuk Sudirta-Sumiati yang kemudian disebut paket SMS (Sudirta-Made Sumiati). Dalam deklarasi tersebut nampak dihadiri oleh Ketua Tim Pemenangan PDIP Wayan Sutena, Perwakilan dari DPD PDIP Bali, Ketua DPC PDIP Karangasem I Gede Dana, seluruh anggota fraksi PDIP, pengurus DPC, Pengurus PAC, pengurus jajaran tingkat ranting, serta masyarat simpatisan PDIP dan relawan pendukung Sudirta-Sumiati.
Dalam acara deklarasi, Wayan Sudirta yang didampingi istrinya Sulili Indawati menyampaikan terimakasih kepada segenap pihak terutama pada jajaran DPP PDIP sampai tingkat ranting PDIP yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya untuk maju dalam pilkada Karangasem. Sudirta meminta segenap kader dan simpatisan untuk mendukungnya jadi Bupati sehingga nanti secara bersama-sama membanguna Karangasem yang lebih baik. “Karangasem kedepan butuh sosok pemimpin yang lebih bersih, lebih peduli, dan lebih berani untuk membangun Karangsem” Ujar Sudirta seraya meminta agar masyarakat untuk mendukungnya  dalam pilkada tanggal 9 Desember 2015 nanti.
Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan PDIP Karangasem, Wayan Sutena meminta kepada seluruh kader dan simpatisan kompak untuk mendukung calon yang direkomendasi PDIP. Pihaknya mengahrapakan tidak ada perpecahan di internal PDIP sehingga perjungaan untuk menuju kemenangan bersama dalam pilkada mendatang bisa terwujud. “Kita semua harus kompak dan solid dukung paket SMS (Sudirta-Made Sumiati), sejutu” Ujar Sutena yang dijawab riuh simpatisan yang menjawab setuju.
Selesai melakukan deklarasi sekitar pukul 13:00 Wita baru kemudian massa diarahkan dari kantor DPC untuk bergerak ke Lapangan Candra Buana Amlapura. Massa yang jumlahnya ribuan tersebut kemudian memarkir mobil dan sepeda motor yang dibawanya di tengah lapangan. Kemudian massa yang bergerombol menemani paket pasangan calon berjalan kaki ke Kantor KPUD Karangasem yang ada di Jalan Bayangkara Amlapura yang jaraknya 1 Km. Wayan Sudirta dan Ni Made Sumiati nampak berada paling depan memimpin rombongan. Sudirta memakai pakain adat dengan baju dan udeng berwarna putih, begitu juga Sumiati yang menggunakan kebaya warna putih dengan senteng kain endek.
Menariknya ketika perjalanan menuju KPU Karangasem tersebut, rombongan tidak ada yang peduli cuaca panas walau saat itu matahari sedang menyengat kepala. Para simpatisan begitu bersemangat untuk mengantarkan Sudirta – Sumiati sampai di depan kantor KPU untuk mendaftar. Suasana begitu meriah karena diantar oleh Hanuman yang diiringi 16 Baleganjur yang berasal dari 8 Kecamatan. Kemudian diikuti oleh ribuan massa sehingga jalan Gajah Mada Amlapura menjadi macet karena lautan manusia. Petugas kepolisian terlihat melakukan keamanan ketat ketika pendaftaran tersebut.
Tiba di KPU sekitar pukul 13:30 Wita, hanya 180 orang yang boleh masuk ke halaman kantor KPU. Ketua KPU Karanagsem, Made Arnawa menyampaikan mohon maaf atas keterbatasan tempat di kantor KPU sehingga massa yang jumlahnya membludak itu hanya 180 orang saja yang diijinkan masuk ke dalam KPU.
Penerimaan berkas pencalonan dari Sudirta-Sumiati tidak ada masalah karena semua dokumen persyaratan sudah terpenuhi. Arnawa menyamaikan bahwa dokumen yang diserahakn oleh Paket SMS semuanya lengkap. “Dokumen yang diserahkan sudah lengkap sehingga kami terima” ujarnya yang mengaku akan melakukan penelitian terhadap keabsahan dukumen tersebut sampai tanggal 3 Agustus 2015. “Setelah selesai kita teliti keaslian dokumen yang diserahkan nanti diumumkan hasilnya tanggal 4 Agustus 2015” pungkasnya. *

PJ Bupati Arda Himbau SKPD Menata Ruangan Kantor Demi Semangat Kerja Para Pegawai


KARANGASEM, Teropong Amlapura – Pj Bupati Karangasem, Ida Bagus Ngurah Arda menghimbau kepada kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) untuk menatata ruangan kantornya demi menciptakan ruang kerja yang nyaman bagi para pegawai. Menurut PJ Bupati asal Bangli tersebut, penetaan ruangan yang baik selain membuat indah dipandang mata juga mampu meningkatkan semangat kerja para pegawai. “Saya berharap agar penataan kantor lebih diperhatikan sehingga menumbuhkan semangat kerja para pegawai” Ujar Bupati Arda saat mengunjungi beberapa Kantor SKPD di lingkungan Pemkab Karngasem, Rabu (2/9) kemarin. Ida Bagus Arda didampingi Kabag Organisasi Karangasem I Nengah Sutama Ariawan berkeliling mengecek lingkungan kantor SKPD mulai di Bagian Hukum, Bagian Organisasi, Kantor Bagian Humas dan Protokol, Serta Kantor Bagian Kesra.
Bupati Arda memberikan catatan terhadap beberapa ruang kantor yang dikunjunginya. Disampaikan bahwa secara umum ruang kerja di Bagian Hukum, Organisasi, Humas Protokol, dan Kesra terlihat terlalu sempit karena satu ruangan dipakai banyak pegawai. “Saya perhatikan ruangannya terlihat sempit karena satu ruangan berjejer banyak pegawai” akunya. PJ Bupati menyarankan agar ruangan ditata seideal mungkin sehingga pegawai betah dan nyaman dalam bekerja. “Saya lihat beberapa meja dan kursi yang sudah rusak kok malah ditaruh di depan, sangat tidak enak kelihatan,” Ungkpanya menyarankan unutuk mengganti. Menurutnya penataan harus segera dilakukan agar baik dilihat orang (tamu) dan pegawai para menjadi rajin datang ke kantor.
        Khusus untuk Bagian Humas dan Protokol, pihaknya menyarankan agar dibuat semacam press room untuk memfasilitasi pegawai humas khusus pemberitaan dan wartawan yang ngepos di pemkab karangasem dalam pengumpulan dan pembuatan berita tentang pembangunan Karangasem. “Saya merasa heran juga kok di humas tidak ada press room,” ungkapnya menyarankan agar segera dibuatkan press room.
          Di sisi lain, PJ Bupati juga mengingatkan kepada para pegawai agar jangan merokok di dalam kantor. Sebab Larangan merokok di dalam kantor tersebut sudah diatur dalam perda sehingga harus ditaati. Disampaikan udara di dalam ruangan kantor apalagi ruangan tertutup ber AC apabila dipakai tempat merokok akan membahayakan kesehatan. “Saya himbau agar pegawai jangan merokok di dalam kantor, kan sudah diatur di dalam perda, pegawai harus menaati aturan itu,” ungkapnya seraya menyarankan apabila ingin merokok harus di luar kantor agar tidak terkena sanksi. *

Selasa, 12 Mei 2015

Irdam Buka TMMD di Kecamatan Abang

KARANGASEM, Teropong Amlapura - Irdam IX Udayana, Kol. Kav. Irwan Ruswandi secara resmi membuka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang ke-94. Pembukaan TMMD itu ditandai pemukulan gong dan penyerahan alat kerja kepada dua orang perwakilan peserta dari unsur TNI dan masyarakat di Lapangan Gajah Wea, Kecamatan Abang, Karangasem, Kamis (7/5) kemarin. Pelaksanaan TMMD sendiri akan ditutup 21 hari kemudian yaitu pada 27 Mei 2015.
Pembukaan TMMD juga dihadiri Bupati Karangasem Wayan Geredeg, Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi, Wakil Ketua DPRD Made Wirta, Wakapolres Karangasem Kompol Tony Sugadri, unsur Forum Kominda Karangasem, Dandim se-Bali dan sejumlah kepala SKPD di lingkungan Pemkab Karangasem. Acara pembukaan dilanjutkan dengan peninjauan lapangan ke lokasi TMMD di Desa Datah, Kecamatan Abang.
        Dandim 1623 Karangasem, Letkol. Arm. Erdi Eka Widjayanto, selaku Ketua Satgas TMMD mengatakan TMMD akan melibatkan satu SSK personil TNI. “Anggota bertugas dalam TMMD ini terdiri dari satu SST Kodim 1623 Karangasem, satu SST gabungan unit 900 Rider dan Sipur 18, satu SST Balak Kodal IX Udayana dan satu ST unsur staf dan asistensi” ungkapnya. Disampaikan TMMD akan berlangsung selama 21 hari yaitu sampai 27 Mei 2015 mendatang. Sasaran pokok TMMD tersebut berupa pembuatan jalan sepanjang dua kilometer dengan lebar enam meter di Dusun Datah Dulu, Desa Datah, Kecamatan Abang, Karangasem yang merupakan daerah terpencil dan terisolir.
        Letkol Erdi juga menyampaikan bahwa selain pembangunan jalan juga ada pembuatan enam unit cekdam, senderan sepanjang 141 meter, dua unit sarana MCK dan rehab tiga rumah penduduk. ‘’Untuk kebiatan non fisik akan diisi ceramah bela negara, kehutanan dan perkebunan, sosialiasi hukum dan kamtibmas, KB-Kes dan HIV/Aids serta penyuluhan pertanian menuju swasembada pangan,’’ jelasnya.
         Sementara Irdam IX Udayana, Kol. Kav. Irwan Ruswandi, dalam sambutannya menjelaskan TMMD dilaksanakan serentak di 61 kabupaten/kota di Tanah Air. TMMD dilaksanakan untuk membantu pemerintah meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah, meningkatkan kesejahteran masyarakat dan memantapkan wawasan kebangsaan. Jajaran TNI AD akan selalu melakukan evaluasi dan penyempurnaan sehingga TMMD relevan dan membawa maanfaat nyata bagi masyakat.
        Sementara itu, Bupati Karangasem I Wayan Geredeg menyampaikan apresiasi atas dukungan TNI terhadap kegiatan pembangunan di Karangasem. Melalui TMMD nantinya diharapkan lahir kerjasama-kerjasama di bidang lain yang bermuara pada upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Nanti kita akan terus kordinasi dengan TNI untuk sama-sama menciptakan masyarakat Karangasem yang sejahtera” ungkapnya. *