Laman

Laman

Selasa, 03 Februari 2015

Saat Wabup Sukerana Serap Aspirasi Ke Desa-Desa, Masyarakat Minta Dibantu Pembukaan Akses Jalan

KARANGASEM, Teropong Amlapura – Wakil Bupati Karangasem, I Made Sukerana kembali melakukan hobinya blusukan dengan berkunjung ke desa-desa untuk menyerap aspirasi masyarakat. Buktinya pada Minggu, (1/2) kemarin Wabup Sukerana melakukan kunjungan ke dua desa yaitu di Banjar Komala, Desa Bhuana Giri, Kecamatan Bebendem dan Banjar Merita, Desa Labasari, Kecamatan Abang. “Ya saya ikut sangkep di banjar karena diundang untuk menyerap aspirasi masyarakat” ungkapnya.
Wabup menuturkan bahwa ketika melakukan kunjungan, masyarakat meminta perhatian pemerintah untuk membuka akses jalan di desanya. “Masyarakat dominan menyampaikan permintaan untuk pembukaan atau pengaspalan jalan” tuturnya. Pria asal Desa Juntal, Kecamatan Kubu tersebut menyampaikan bahwa selama 4 tahun mendampingi Bupati Wayan Geredeg memang telah banyak melakukan pembangunan jalan di desa-desa namun diakuinya bahwa hal itu belum cukup mengingat luasnya daerah Karangasem. Wabup menyampaikan bahwa proposal perbaikan atau pembukaan jalan masih banyak yang menumpuk sementara anggaran yang dimiliki pemkab terutama untuk pembangunan jalan desa masih terbatas. Kendati demikian Sukerana berjanji akan meprioritaskan akses jalan yang sangat urgen bagi masyarakat agar tidak ada lagi daerah yang terisolir. “Nanti kalau akses jalannya sangat urgen dan menyangkut hajat hidup orang banyak tentu diprioritaskan” ungakpnya.
         Mantan ketua KONI Karangasem tersebut sangat menyadari bahwa akses jalan sangat penting adanya untuk membantu aktivitas dan geliat ekonomi masyarakat desa. Sukerana lebih cenderung mendukung pembangunan akses jalan ketimbang program lain seperti bantuan bedah rumah yang bersifat sementara. “Kalau bantuan bedah rumah itu bersipat sementara dan perorangan, kalau jalan itu menyangkut kepentingan banyak orang” ungakpnya. Pihaknya menyampaikan bahwa memang penyakit kemiskinan yang ada di Karangasem sudah terlalu kronis sehingga sangat berat untuk menghilangkannya sama sekali. Oleh sebab itu, program jangka panjang yaitu pembangunan inprastruktur pedesaan diperlukan untuk lebih cepat mengikis kemiskinan di desa-desa. “Secara bertahap nanti kita pasti bangun akses jalan sehingga transportsi lancar dan menghidupkan geliat ekonomi desa” ujarnya. * 


0 komentar:

Posting Komentar