Laman

Laman

Senin, 17 April 2017

ABG 14 Tahun Asal Karangasem Disekap dan Dijual Kepada 7 Pria

  Foto: Ilustrasi

KARANGASEM, Teropong Amlapura – YN, seorang ABG (Anak Baru Gede) berusia 14 tahun mengaku disekap dan dijual oleh pacarnya. Gadis putus sekolah yang tinggal di Lingkungan Karangsokong, Kelurahan Subagan, Karangasem tersebut “dijos” bergantian oleh 7 orang pria hidung belang di dua kamar kos berbeda.

Kasus pencabulan anak di bawah umur itu terkuak setelah orang tua korban melapor ke Mapolres Karangasem, Sabtu (15/4) lalu.

Kapolres Karangasem, AKBP Sugeng Sudarso saat dikonfirmasi Senin (17/4) kemarin membenarkan peristiwa pencabulan tersebut. Menurutnya, korban YN mengaku sempat disetubuhi oleh 7 orang pria yang 6 diantaranya orang yang tidak dikenalnya. Korban mengaku dijual oleh pacarnya agar mau meladeni teman-temannya beradegan ranjang. “Korban mengaku diancam dan dipaksa,” terangnya.

Kapolres menyampaikan bahwa korban sampai bisa dicabuli berawal saat Korban kabur dari rumahnya pada Kamis (6/4) lalu. Kepergian korban yang tanpa pamit tersebut kemudian dicari kakanya LH (18) namun tak kunjung ketemu. Korban baru ditemukan oleh kerabatnya di  kamar kos-kosan di jalan Ahmad Yani, Kelurahan Subagan, Karangasem, Kamis (13/4). Temuan itu pun ditindaklanjuti oleh LH dengan menjemput korban untuk pulang.

Sejak menghilang selama 7 hari itulah korban mengaku kepada kakanya kalau dirinya disetubuhi oleh 7 orang pria secara bergantian. Pencabulan itu dilakukan di dua tempat berbeda yakni disebuah kos-kosan di daerah Galiran dan kosan di jalan Ahmad Yani, Kelurahan Subagan, Karangasem. Korban pun menceritakan pula yang dialaminya kepada ayahnya yaitu HB (60). Lantaran tidak terima, HB kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Karangasem.

Polisi yang melakukan pengembangan pun akhirnya berhasil mengamanakan para pelaku. Pelaku yang diamankan diantaranya GS (21) asal Bebandem, AP (23) asal Abang, PB (17) asal Bug-Bug, KA (20) asal Bug-Bug, DR (19) tahun asal Kecicang, JK (20) tahun asal Kecicang, dan AI (17) asal Bebandem.  

Kendati saat ini sudah ada 7 pelaku yang diamankan. Namun Diduga ada kemungkinan pelaku baru akan muncul dari hasil pengembangan. “Kasus ini masih dalam pengembangan kemungkinan akan ada tersangka-tersangka baru,” pungkasnya. adm


0 komentar:

Posting Komentar