foto: Pemdek bersembahyang di Pura Lempuyang
Luhur
Teropong Amlapura - Hari Raya Manis
Galungan merupakan hari piodalan di Pura Sad Kahyangan Lempuyang Luhur. Ribuan umat hindu seluruh Bali biasanya
akan menyempatkan diri untuk pedek sembahyang ke pura yang terletak di puncak bukit Bisbis di Desa Tribuana, Kecamatan Abang,
Karangasem tersebut. Seperti halnya pada Manis Galungan, Kamis (6/4/) kemarin,
ribuan masyarakat dari berbagai penjuru Bali sembahyang ke Lempuyang.
Pura Lempuyang merupakan Pura Sad Kahyangan tempat
berstananya Hyng Geni Jaya atau Dewa Iswara. Pura ini terkenal dengan tirta pingit yang keluar dari dalam bambu yang hidup di tengah areal pura. Selain itu, para pemedek yang akan sembahyang ke Pura tersebut mendapat pantangan berkata kasar (mengumpat) agar tidak terkena bahaya seperti digigit monyet atau jatuh ke jurang.
Untuk sampai di Pura Lempuyang Luhur, para pemedek akan melewati berbagai pura di sepanjang perjalanan. Pertama Para Pemedek akan sembahyang di Pura Ayu Lempuyang. Kemudian dari Pura Ayu pemendek akan naik sekitar 1 kilo meter menuju Pura Telaga Mas.
Untuk sampai di Pura Lempuyang Luhur, para pemedek akan melewati berbagai pura di sepanjang perjalanan. Pertama Para Pemedek akan sembahyang di Pura Ayu Lempuyang. Kemudian dari Pura Ayu pemendek akan naik sekitar 1 kilo meter menuju Pura Telaga Mas.
Dari Pura Ayu ke Telaga Mas bisa
dilalui dengan kendaraan ojek yang dikelola oleh warga desa Adat setempat atau
memilih berjalan kaki. Selanjutnya pemedek naik melalui anak tangga untuk sembahyang
di Pura Lempuyang Madya. Dari Lempuyang Madya, pemedek kemudian kembali menaiki
anak tangga sekitar 800 meter menjumpai Pura Pasar Agung. Nah dari Pura Pasar
Agung naik lagi sekitar 500 meter ke puncak bukit untuk sampai di Pura Lempuyang Luhur. adm







0 komentar:
Posting Komentar