Mari jadikan Galungan benar-benar sebagai
hari kemenangan Dharma melawan Adharma. Buda (Rabu) Kliwon Wuku Dungulan dimana kebaikan mengalahkan kejahatan.
Bukan sebaliknya. Justru di Hari Galungan malah perbuatan-perbuatan Adharma semakin marak.
Jangan sampai muda-mudi dengan
alasan sembahyang keluar kelayapan bersama pasangan ujung-ujungnya mesum. Atau turun
ke jalan menggelar aksi trek-trekan. Begitu juga orang tua, jangan ke tetangga ngumpul
untuk main kartu ceki. Atau malah pergi ke arena tajen (sabung ayam). Yang konon
digelar undang-undangan khusus di Hari Galungan. Lebih ramai, lebih besar taruhannya.
Jangan jadikan Galungan sebagai rutinitas
enam bulanan tanpa esensi. Merayakan Galungan seharusnya menjadi momentum
meningkatkan Sradha Bakti (iman dan
taqwa) kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa. “Selamat Hari Raya
Galungan dan Kuningan, Semoga kemenangan Dharma
membawa kedamaian dan sejahteraan untuk kita semua”. Adm







arena sabung ayam sabung ayam di bali
BalasHapus