AMLAPURA – Jenuh
menunggu selama sepuluh tahun jalan tidak kunjung diaspal, Warga Banjar Bau
Kauh dan Banjar Bau Kawan, Desa Nawa Kerti, Kecamatan Abang Karangasem geram.
Warga jengah menunggu janji-janji pejabat yang tak terbukti untuk mengaspal
jalan sejauh 4,5 Km yang melingkar melintasi wilayahnya yang kini kondisinya
rusak parah. Kondisi jalan
yang berbatu karena hanya digeladag membuat warga kesulitan melewati jalan
tersebut. Tidak hanya membuat kendaraan menjadi cepat rusak, namun kondisi
jalan yang rusak membuat warga sering terjatuh melintasi jalan.
Oleh karena itu,
warga memutuskan mengumpulkan dana secara swadaya untuk melakukan perabatan
jalan dengan beton. “Kondisi jalan ini sudah 10 tahun hanya dibiarkan rusak
seperti ini, hanya dijanjikan saja akan diaspal, warga kemudian memutuskan
secara swadaya menyumbang untuk melakukan rabat beton” Ujar Perbekel Nawa
Kerti, I Nyoman Karta Sugiantara saat ditemui ketika gotong royong bersama
puluhan warga melakukan perabatan jalan dengan beton, Minggu (28/12) kemarin.
Karena dana yang dimiliki warga juga masih terbatas maka rabat beton yang
dilakukan hanya 1 meter atau ¼ dari jalan yaitu seukuran sepeda motor.
Karta menyampaikan bahwa warga Banjar Bau yang sudah jenuh menunggu
pengaspalan mengambil langkah jangka pendek untuk melakukan pengerasan jalan
dengan beton karena kondisi jalan saat ini yang hanya digeladag kondisinya
rusak parah. “Warga kesulitan untuk lewat karena jalan rusak, selain motor jadi
cepat rusak juga warga sering jatuh” ujar mantan kepala dusun Banjar Bau Kangin
tersebut. Pihaknya menyampaikan bahwa sebenarnya jalan tersebut sudah setiap
tahun disusulkan untuk diaspal namun tetap juga tidak terealisasi. Pihaknya
menyampaikan sudah menghadap ke dinas PU untuk mengajukan proposal namun belum
pula mendapatkan respon. “Saya sudah mengajukan proposal ke PU agar segera
dapat program pengaspalan tapi belum dapat respon” akunya.
Selain itu, pihaknya menyampaikan bahwa pengaspalan jalan yang
juga tembus ke Desa Buana Giri, Kecamatan Bebandem tersebut mendapatkan
rengking satu di musrembang Kecamatan Abang. “Rencana pengaspalan jalan ini
sudah mendapatkan rengking satu di musrembang kecamatan abang, saya harap
segera bisa diaspal” ungkapnya. Oleh karena itu, pihaknya mengaharapkan agar
tahun 2015 jalan tersebut bisa segera diaspal sehingga sekitar 1.000 warga yang
menggunakan akses jalan tersebut bisa lancar dilalui sehingga akan meningkatkan
geliat ekonomi dan kesejahteraan warga.
Sementara itu, Kadis PU Karangasem, I Nyoman Sutirtayasa saat
dikonfirmasi Minggu (28/12) kemarin menyampaikan bahwa di Kabupaten Karangasem
masih ada ratusan jalan yang mengantre perlu diaspal. Pihaknya menyampaikan
bahwa jalan desa yaitu jalan yang menghubungkan antar dusun memang bukan
menjadi prioritas didahulukan untuk diaspal. “Kalau satatus jalan tersebut
jalan desa yang menghubungkan antar dusun memang harus mengunggu karena
prioritas pengaspalan adalah jalan Kecamatan dan Jalan Kabupaten” ujarnya. Di
sisi lain, pihaknya mengaparesiasi kemauan masyarakat untuk melakaukan kegiatan
swadaya membuat atau memperbaiki akses jalan. “Kami tentu sangat apresiasi
kepada warga kalau mau secara gotong royong dan swadaya melakukan perbaikan
jalan” ungkapnya. Disampaikan bahwa ada ratusan jalan yang mengantre untuk
diaspal sementara anggran dari APBD untuk pembuatan dan pengaspalan jalan tidak
besar. “Kami di PU masih banyak akses jalan yang perlu diaspal, jadi kami lakukan
skala prioritas” ujarnya. *







0 komentar:
Posting Komentar