AMLAPURA – Kecelakaan maut terjadi di Jembatan Tukad Jangga, Jalan Jendral
Sudirman Amlapura, Selasa (23/12) kemarin. Kecelakaan adu jangkrik yang terjadi pada pagi
hari sekitar pukul 07:20 Wita di jembatan yang sedikit angker tersebut
menewaskan dua orang pengedara motor yaitu Syahroni (40) warga asal
dusun Saren Jawa, Desa Budakeling,
Kecamatan Bebandem dan Cokorde Istri Ratna Dewi (43) yang beralamat tinggal
di gang Sandat, Jalan Sudirman, Kelurahan Subagan, Karangasem. Kedua korban kecelakaan
langsung meninggal dunia di tempat kejadian. Korban diduga meniggal dunia akibat
luka yang berat pada bagian kepala karena benturan yang keras.
Berdasarkan informasi yang
dihimpun, kecelakaan terjadi bermula ketika Syahroni yang merupakan PNS di
Kantor Urusan Agama (KUA) Karangsem tersebut melaju dari arah Subagan menuju
Kota Amlapura dengan kecepatan tinggi. Syahroni menggeber motor Yamaha Vixcon DK
5485 SN miliknya dengan kecepatan tinggi karena akan menjadi penghulu dalam
acara akat nikah di jalan Gajah Mada Amlapura. Namun dalam kecepatan yang
tinggi tersebut dirinya menyerempet pengendara motor yamaha Yupiter Z yang
di kendarai oleh I Kadek Mertadana (22) warga asal Dusun Tiingan, Desa
Bebandem, Kecamatan Bebandem, Karangasem. Akibat diserempet oleh Syahroni,
motor DK 5938 SM yang dikemudikan oleh Mertadana terjatuh di sisi kiri jembatan.
Namun Syahroni yang mengalami oleng tidak bisa mengendalikan motornya malah
mengambil hauan kearah kanan. Dari arah
berlawanan saat itu datanglah pengedara motor vario DK 3567 SL yang dikendarai
oleh Cok Istri Ratna Dewi, seorang pegawai Bank BPD Karangasem yang baru saja datang
dari berbelanja di pasar Amlapura Timur. Naas, akibat tabrakan keras dari arah
yang berlawanan tersebut mengakibatkan kedua korban tewas di tempat.
Kendati sudah diketahui
dalam keadaan meninggal, Polisi yang ada di lokasi tetap pula membawa para
korban ke RSUD Karangsem. Di RSUD Karangasem pengendara yagn selamat yaitu I
Kadek Mertadana mendapatkan perawatan karena mengalami luka memar di bagian
tangan dan wajahnya akibat terjatuh. Sementara mayat para korban meninggal akan
dikembalikan kepada pihak keluarga untuk dilakukan upacara penguburan sesuai
dengan agama masing-masing.
Sementara dari pihak
kepolisian sendiri menyampaikan bahwa kasus keselakaan yang memakan dua korban
tewas tersebut terjadi akibat kelalaian pengendara sepeda motor Yamaha Vixcon.
“Kecelakaan terjadi akibat kelalaian pengendara motor Yamaha Vixcon” Ujar Kasat
Lantas Polres Karangasem, AKP I Made Suadyana saat dikonfirmasi, Selasa (23/12)
kemarin. Kendati demikian, pihaknya menyampaikan bahwa masih akan melakukan
pemeriksaan guna mengetahui unsur-unsur lain penyebab kecelakaan yang terjadi
di Tukad Janga tersebut. “Kita masih akan melakukan periksa terhadap sejumlah
saksi untuk proses selanjutnya” pungkasnya. *







turut brduka cita
BalasHapus