AMLAPURA – Dua objek wisata taman
air andalan Kabupaten Karangasem yaitu Taman Ujung Sukasada yang tersetak di
Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem, dan Taman Air Tirtagangga yang terletak di
Desa Ababi, Kecamtan Abang, Karangasem masih menjadi idola mayarakat untuk
dikunjungi. Terbukti ketika libur manis Kuningan yang jutuh pada Minggu (28/12)
kemarin dua taman air yang didirikan sejak masa kerajaan Karangasem itu ramai
dipadati pengunjung. Ratusan warga lokal dan domestic seakan berbaur dengan
wisatawan asing untuk menikmati indahnya taman dan wahana air yang disediakan
di lokasi.
Petugas jaga karcis Taman Ujung Sukasada,
Nyoman Werdi menyampaikan bahwa kunjungan di Taman Ujung lumanyan tinggi jika
dibandingkan hari-hari biasanya. Hal itu terlihat dari penjualan tiket yang
laku lebih dari 1.000 karcis meski waktu masih menunjukkan pukul 13:00 Wita. Disampaikan
kunjungan kemungkinan bisa mencapai 2000 orang dan mencapai puncaknya menjelang
sore hari. “Sekarang lumayan ramai, tapi masih lebih lengang dari Manis
Galungan” ujarnya. Disampaikan bahwa harga tiket masuk diberlakukan Rp.10 ribu
untuk warga atau wisatawan domestic. Sementara untuk wisatawan asing dikenakan biaya
karcis masuk Rp. 20 ribu. Selain itu, ada kebijakan yang membawa camera DSLR
dikenakan biaya RP.50 per camera. “Kalau bawa kamera dikenakan biaya lagi Rp.50
ribu” ujarnya.
Sementara itu, Pengelola Taman Tirtagangga,
Anak Agung Ngurah Darma menyampaikan bahwa kunjungan di Taman Tirtagangga meningkat
namun tidak terlalu signifikan. Disampiakan kunjungan memang naik mengingat
yang berkunjung sekalian dengan momen liburan dan tahun baru. “Kunjungan memang
meningkat tapi bukan karena manis Kuningan saja, juga karena liburan dan moment
tahun baru” ujarnya. Disampaikan rata-rata sehari bisa ada 1.000 orang yang
berkunjung. “Ya ada sekitar 1.000 orang, tapi yang tidak bayar karcis juga banyak”
ujarnya sambil tersenyum. Tokoh Puri Karangasem itu menyampaikan kebijakan
pengelola menggratiskan warga lokal yaitu warga dari wilayah Abang, Ababi,
Temega dan sekitarnya. “Kalau warga lokal dari wilayah Abang, Ababi, Temega dan
sekitarnya tidak usa bayar, itu kebijakan pengelola di sini” ungkapnya.
Sementara wisatawan domestik dikenakan biaya karcis masuk Rp.5 ribu rupiah sementara
untuk wisatawan asing dikenakan biaya Rp.10 ribu rupiah. *







0 komentar:
Posting Komentar