AMLAPURA – Libur sekolah ternyata bukan hanya menjadi surga bagi para siswa dan
guru dalam menikmati hari santai bebas sekolah. Namun ternyata suasana libur
dimanfaatkan oleh maling untuk melancarkan aksinya. Pasalnya baru satu minggu
liburan ternyata sudah ada sekolah yang kemalingan. Seperti kehilangan yang
terjadi di SDN 3 Pertima, Dusun Timbrah Beji, Desa Pertima, Karangasem, Rabu
(24/12) lalu. Di sekolah ini pencuri berhasil membawa kabur Laptop, Kamera
DSLR, dan sebuah tabung gas LPG isi 3kg. Kerugian akibat pencurian itu ditaksir
senilai Rp. 15.045.000.
Berdasarkan
informasi yang dihimpun, adanya kehilangan di SD 3 Pertima diketahui pertama
kali oleh Ni Ketut Sari S.Pd, M.Si yang merupakan kepala sekolah di SD
tersebut. Sari yang merupakan warga asal Banjar dinas Kecicang Bali, Desa
Bungaya, Kecamatan Bebandem, Karangasem tersebut sedang ke sekolah untuk
mengambil beberapa document untuk melengkapi laporan yang akan dibuatnya
sebagai kepala sekolah, Rabu (24/12) lalu sekitar pukul 08;00 Wita. Sari
terjkejut ketika baru mau masuk ruangannya ternyata pintu terkunci dari dalam.
Heran terhadap hal itu, pihaknya kemudian memanggil penjaga harian sekolah Ni Ketut Sariasih, S.Pd untuk melakukan pengecekan bersama. Ternyata setelah dicek diketahui salah satu jendela untuk menuju ruang kepala sekolah ternyata terbuka. Pihaknya pun memutuskan masuk melalui jendela yang terbuka tersebut untuk dapat masuk ke dalam ruangan kepala sekolah. Lacur, setelah dicek ternyata almari tempat penyimpanan barang di ruangan tersebut sudah dalam keadaan dicongkel. Setelah dicek ternyata sebuah laptop merek acer dan sebuah camera DSLR merek Canon tidak ada ditempatnya. Tabung gas LPG ukuran 3 kg yang ada di ruang guru juga raib dibawa kabur sang pencuri. Atas kehilangan barang-barang tersebut, pihak sekolah ditaksir mengalami kerugian Rp. 15.045.000. Mendapati kejadian tersebut Sari mewakili pihak sekolah kemudian melapor ke Polsek Kota Amlapura.
Heran terhadap hal itu, pihaknya kemudian memanggil penjaga harian sekolah Ni Ketut Sariasih, S.Pd untuk melakukan pengecekan bersama. Ternyata setelah dicek diketahui salah satu jendela untuk menuju ruang kepala sekolah ternyata terbuka. Pihaknya pun memutuskan masuk melalui jendela yang terbuka tersebut untuk dapat masuk ke dalam ruangan kepala sekolah. Lacur, setelah dicek ternyata almari tempat penyimpanan barang di ruangan tersebut sudah dalam keadaan dicongkel. Setelah dicek ternyata sebuah laptop merek acer dan sebuah camera DSLR merek Canon tidak ada ditempatnya. Tabung gas LPG ukuran 3 kg yang ada di ruang guru juga raib dibawa kabur sang pencuri. Atas kehilangan barang-barang tersebut, pihak sekolah ditaksir mengalami kerugian Rp. 15.045.000. Mendapati kejadian tersebut Sari mewakili pihak sekolah kemudian melapor ke Polsek Kota Amlapura.
Kapolsek
Kota, Kompol IB Nyoman Budiasa menyampaikan pihaknya telah melakukan olah TKP
di lokasi untuk mencari tanda-tanda pelaku pencurian di SD 3 Pertima tersebut. “Pelaku
melakukan pencurian dengan modus mencongkel jendela dan almari kemudian kabur
membawa laptop, camera dan tabung gas” ujar Kapolsek ketika dikonfirmasi Kamis
(25/12) kemarin. Sampai saat ini pinhaknya mengaku masih melakukan penyelidikan
untuk memburu sang pencuri. “Pelakunya masih lidik” pungkasnya. *







0 komentar:
Posting Komentar