AMLAPURA - Pencurian yang menyasar SD kembali
terjadi di wilayah Karangasem. Setelah sebelumnya pencuri menggasak Laptop dan
Camera DSLR di SD 3 Pertima, Dusun Timbrah Beji,
Desa Pertima, Karangasem, Rabu (24/12) lalu, kini pencurian terjadi di SD 5 Padangkerta, Lingkungan Dausa,
Kelurahan Padangkerta, Kecamatan Karangasem, Sabtu (27/12). Di SD 5 Padangkerta
pencuri berhasil membawa kabur 1 unit laptop merk Axio HNM PO42 dan 2 buah LCD
proyektor optoma EX550. Atas kehilangan
barang tersebut, pihak sekolah mengalami kerugian sekitar Rp. 17.000.000.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, awal kehilangan
diketahui oleh Ni Nyoman Supeni S.Pd SD, (51) selaku kepala sekolah di SD 5
Padangkerta. Kapsek yang beralamat tinggal di Lingkungan Dukuh, Kelurahan
Padangkerta, Kecamatan Karangasem tersebut awalnya sembahyang sekitar pukul
11:45 Wita di Padmasana sekolah karena hari raya kuningam, Sabtu (27/12).
Setelah selesai sembahyang ia masuk ruangan kepala sekolah untuk menghaturkan
sesajen. Setelah selesai kemudian ia mengambil administrasi untuk dibawa pulang
yang rencanananya akan membuat laporan. Sebelum pulang Supeni melihat situasi
di sekitar ruangan kemudian melihat jendela ruangan kapsek sudah terbuka bekas
dicongkel. Ngeh terjadi sesuatu yang tidak beres, Supeni kemudian memeriksa
barang inventaris di almari. Lacur, ternyata barang 1 unit laptop merk Axio HNM
PO42 dan 2 buah LCD proyektor optoma EX550 yang ditaruh di dalam lemari telah
hilang. Mendapti hal tersebut pihaknya kemudian menghubungi guru-guru yang lain
kemudian melapor ke Polsek Kota Amlapura.
Kapolsek Kota, Kompol IB Nyoman Budiasa membenarkan adanya
laporan bahwa ada pencurian di SD 5 Padangkerta. Pihaknya pun menegaskan kurang
dari 1 minggu ada dua laporan kehilangan di dua SD yang berbeda namun masih
dalam wilayah Kota Karangasem. Sebagai dugaan awal pihaknya menyampaikan
kemungkinan ada hubungan dari kehilangan di dua SD yang berbeda tersebut.
“Kemungkinan pelakuknya orang yang sama bisa saja, anggota kami masih
menyelidiki kasus ini” Ujar Kapolsek ketika dihubungi, Minggu (28/12) kemarin. *







0 komentar:
Posting Komentar