KARANGASEM,
Teropong Amlapura – Guna menciptakan keamanan di lingkungan masyarakat, khususnya dalam
hal tertib transportasi di jalan raya, Polres Karangasem mengadakan Operasi
Zebra Agung mulai 22 Oktober hingga 22 November 2015 mendatang. Operasi yang
akan digelar selama satu bulan penuh tersebut akan difokuskan untuk melakukan
razia terhadap kendaraan bermotor yang dipakai oleh masyarakat. Secara spesifik,
Operasi Zebra Agung 2015 akan dijadikan momentup untuk merazia para pelajar dan
genk motor yang sering melakukan kegiatan ugal-ugalan di jalan yang meresakan
masyarakat. Hal itu disampaikan oleh Kapolres Karangasem AKBP Gede Adhi
Mulyawarman seusai apel pembukaan Operasi Zebra Agung 2015, di Halaman Mapolres
Karanagsem, Kamis (22/10) kemarin.
Kapolres
menyampaikan bahwa para pelajar dalam berkendara sering tidak mengindahkan
aturan. Kadang para pelajar suka mengebut dalam berkendara sehingga
membahayakan bagi pengendara lain. Akibatnya angka kecelakaan yang melibatkan
pelajar di Karangasem cukup tinggi. Apalagi pelajar terlibat dalam genk motor
yang aksinya sering meresahkan masyarakat karena nongkrong pada malam hari di
pinggir jalan bergerombol lalu melakukan terek-trekan liar.
Oleh karena itu, Kapolres
mengaku akan menerjunkan ratusan personil untuk melakukan razia pagi dan malam
hari di sejumlah titik rawan yang sering terjadi kecelakaan dan tempat mangkal
para genk motor. “Nanti kalau kena razia (pelajar dan genk motor) dan tidak
lengkap surat-suratnya ya ditilang,” ujar kapolres menyampiakan bahwa tilang
itu agar memberikan efek jera bagi para pelanggar. Pihaknya mengharapkan agar
surat-surat ijin mengemudi dan kendaraan serta kelengkapan asesori motor harus
lengkap sehingga tidak terkena razia.
Selain itu, menurutnya yang terpenting
adalah kesadaran menaati peraturan dalam berkendara sehingga selamat sampai
tujuan. Oleh karena itu, dalam operasi zebra agung 2015 juga akan dilakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang tata cara berkendara dengan baik. (jurnalis-TA)







0 komentar:
Posting Komentar