Laman

Laman

Minggu, 25 Oktober 2015

Rumah Mantan Bendesa Terbakar, Pakai Tarian Gambuh Kuno Ikut Jadi Abu

KARANGASEM, Teropong Amlapura - Kebakaran kembali terjadi di wilayah Karangasem. Kali ini kebakaran menimpa rumah mantan Bendesa Adat Subagan, I Nengah Nirta (75) di Lingkungan Desa, Kelurahan Subagan, Kecamatan Karangasem, Sabtu (24/10) kemarin. Kebakaran yang terjadi siang bolong tersebut menghanguskan satu bangunan 6x6 meter yang berisi satu kamar tidur, satu dapur, dan satu rung penyimpanan barang-barang kuno termasuk pakaian pentas tarian gambuh. Kerugian materiil berupa bagunan dari kebakaran itu ditaksir sekitar Rp.80 juta, sementara barang-barang kuno juga ikut jadi abu tidak ternilai harganya.
Nyoman Suandi (45) yang merupakan anak dari I Nengah Nirta menuturkan bahwa kebakaran yang menimpa rumah bapaknya terjadi sekitar pukul 13:30 Wita. Saat itu rumah dalam keadaan sepi karena semua sedang tidur. Barulah Suandi yang rumahnya hanya 3 meter dari bangunan yang terbakar terkejut ketika tetanggnya membangunkannya seraya menyampaikan bahwa ada kebakraan. “Saya melihat api sudah membesar di atas dapur, saya bersama warga berusaha memadamkan api dengan air PDAM sebelum pemadam kebakaran datang,” Ujar Suandi menuturkan awal kebakran. Dirinya menyampaikan bahwa saat kebakaran terjadi tidak ada di dalam bangunan tersebut karena bapaknya sedang pergi ke rumah menantunya.
     Warga yang memadamkan api secara manual pun tidak maksimal memadamkan api. Api yang dengan cepat menjalar membuat warga tidak bisa menyelamatkan barang-barang yang ada di bangunan yang terbakar. Kebakaran dapat diatasi setelah pemadam Kebakaran Kabupaten Karangasem datang mengerahkan 3 mobil pemadam. Petugas menyenprot 6 bagunan penyanding dengan cepat sehingga kebakaran tidak dampai melebar. Api pun dapat dipadamkan secara totol sekitar pukul 15:00 Wita.
     Nyoman Suandi menuturkan penyebab kebakaran diduga dari dapur dimana saat itu keluarganya memasak memakai tungku api dengan kayu bakar. “Mungkin sisa pembakaran dari tungku yang naik lalu menimbulkan kebakaran,” tuturnya. (jurnalis-TA)

0 komentar:

Posting Komentar