KARANGASEM,
Teropong Amlapura - Kebakaran kembali terjadi di wilayah Karangasem. Kali ini kebakaran
menimpa rumah mantan Bendesa Adat Subagan, I Nengah Nirta (75) di Lingkungan
Desa, Kelurahan Subagan, Kecamatan Karangasem, Sabtu (24/10) kemarin. Kebakaran
yang terjadi siang bolong tersebut menghanguskan satu bangunan 6x6 meter yang
berisi satu kamar tidur, satu dapur, dan satu rung penyimpanan barang-barang
kuno termasuk pakaian pentas tarian gambuh. Kerugian materiil berupa bagunan
dari kebakaran itu ditaksir sekitar Rp.80 juta, sementara barang-barang kuno
juga ikut jadi abu tidak ternilai harganya.
Nyoman
Suandi (45) yang merupakan anak dari I Nengah Nirta menuturkan bahwa kebakaran
yang menimpa rumah bapaknya terjadi sekitar pukul 13:30 Wita. Saat itu rumah
dalam keadaan sepi karena semua sedang tidur. Barulah Suandi yang rumahnya
hanya 3 meter dari bangunan yang terbakar terkejut ketika tetanggnya
membangunkannya seraya menyampaikan bahwa ada kebakraan. “Saya melihat api
sudah membesar di atas dapur, saya bersama warga berusaha memadamkan api dengan
air PDAM sebelum pemadam kebakaran datang,” Ujar Suandi menuturkan awal kebakran.
Dirinya menyampaikan bahwa saat kebakaran terjadi tidak ada di dalam bangunan
tersebut karena bapaknya sedang pergi ke rumah menantunya.
Warga yang
memadamkan api secara manual pun tidak maksimal memadamkan api. Api yang dengan
cepat menjalar membuat warga tidak bisa menyelamatkan barang-barang yang ada di
bangunan yang terbakar. Kebakaran dapat diatasi setelah pemadam Kebakaran
Kabupaten Karangasem datang mengerahkan 3 mobil pemadam. Petugas menyenprot 6
bagunan penyanding dengan cepat sehingga kebakaran tidak dampai melebar. Api
pun dapat dipadamkan secara totol sekitar pukul 15:00 Wita.
Nyoman
Suandi menuturkan penyebab kebakaran diduga dari dapur dimana saat itu
keluarganya memasak memakai tungku api dengan kayu bakar. “Mungkin sisa
pembakaran dari tungku yang naik lalu menimbulkan kebakaran,” tuturnya. (jurnalis-TA)







0 komentar:
Posting Komentar