Laman

Laman

Jumat, 23 Januari 2015

Mahasiswa Trisakti Jakarta KKL Masalah Pengolahan Sampah di Karangasem

KARANGASEM, Teropong Amlapura - Sebanyak 40 orang mahasiswa dan 5 orang Dosen dari Fakultas Arsitektur Lansekap dan Teknologi Lingkungan, Universitas Trisakti Jakarta berkunjung ke Kabupaten Karangasem, Kamis (22/1) kemarin. Kedatangan rombongan akademisi dari Trisakti itu dalam rangka Kuliah Kerja Lapangan (KKL) untuk melihat secara langsung penerapan dan pengolahan akhir sampah di TPA yang ada di Karangasem.  Rombongan diterima oleh Asisten Administrasi Umum (asisten III) Setda Karangasem, I Wayan Supandi dan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Karangasem, I Made Suama di Wantilan Kantor Bupati Karangasem.
Ketua rombongan Mahasiswa Trisakti, Ramadani Yanidar menjelaskan tujuan kedatangan mereka ke Karangasem untuk kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) terkait masalah pengolahan sampah. Disampaikan yang ikut program PKL adalah sebanyak 40 orang mahasiswa jurusan Tehnik Lingkungan semester 7. Pihaknya menuturkan bahwa mahasiswa yang sudah memperoleh teori-teori di kampus sangat dipandang perlu untuk lebih menerapkan dari teori yang didapat untuk dipraktekkan dan disesuaikan di lapangan. “Kami datang untuk ingin tahu masalah penanganan lingkungan di Karangasem, khususnya terkait bagaimana pengolahan akhir sampah di TPA” ujarnya.
       Disampaikan mahasiswa yang ikut PKL itu ditugaskan untuk mengamati, bertanya, dan berdiskusi terkait TPA yang akan dikunjungi. Nanti hasilnya dibuat dalam bentuk laporan data yang akurat untuk dijadikan sebagai tugas akhir mahasiswa untuk bisa menyelesaikan jenjang pendidikan program S1 jurusan Tehnik Lingkungan Universitas Trisakti. “Kami harap mahasiswa kami diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan tanya jawab mengenai bagaimana tehnik pengolahan, penerapan serta pemanfaatannya sampah yang dilaksanakan Pemkab Karangasem melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan,” ujar Ramadani.
        Asisten III Sekda Karangasem, I Wayan Supandi menerangkan bahwa wilayah administrasi Kabupaten Karangasem terdiri dari 8 Kecamatan, 75 Desa Difinitif, 3 Kelurahan. Dikatakan bahwa tiap desa dan kelurahan sudah ada Bank Sampah. Bank sampah itu berfungsi menampung sampah plastik dari masyarakat dibeli dengan harga Rp.1500 per kilogram. Sementara nanti Bank Sampah yang menyalurkan sampah plastik yang dibeli dari masyarakat dibawa ke DKP. “Sampah yang ada dimasyarkat itu dikumpulkan di Bank Sampah dulu nanti sampah plastiknya dibeli oleh pemkab melalui DPK dengan harga Rp.2000 perkilogram” ungkapnya, Untuk membuat Bank Sampah sendiri ditetapkan melalui Keputusan Bupati yang artinya diakui secara hukum. “Permasalahan sampah itu tentu harus segera ditangani. Pasalnya, jika tidak, akan menimbulkan persoalan lain yang lebih kompleks, bukan saja terkait kebersihan lingkungan, tetapi juga problem sosial” ujarnya. Supandi menyampaikan bahwa untuk masalah kebersihan kabupaten Karangasem sudah 8 kali berturut-turut memperoleh Tropi Adipura.
      Sementara itu, Kadis DKP Karangasem, I Made Suama, menambahkan bahwa Pemkab Karangasem memiliki satu tempat pengolahan sampah yaitu di TPA dan IPLT Banjar Dinas Linggasana, Desa Bhuana Giri, Kecamatan Bebandem. Disampaikan TPA Linggasana itu sudah berupaya menerapkan sistem pemprosesan sampah berupa penangkapan gas metan menjadi Bio Gas, sampah plastik menjadi BBM, sampah organik menjadi kompos dan pemrosesan tinja menjadi kompos. “Kami sudah menerapkan sistem pengolaan sampah yang cukup modern karena kami bisa mengubah sampah menjadi gas metan yang dipakai warga untuk keperluan memasak” ujarnya.
          Selanjutnya di akhir pertemuan dilakukan pertukaran cindramata sebagai kenang-kenangan berupa plakat dari Pemkab Karangasem yang diwakili oleh asisten III I Wayan Supandi dan diterima oleh ketua rombongan sekaligus Ketua Jurusan Mahasiswa Teknik Lingkungan Universitas Trisakti, Ramadani Yanidar. Rombongan mahasiswa pun bertolak dari wantilan pemkab Karangasem menuju TPA Linggasana ditemani oleh Kepala Dinas DKP Karangasem, I Made Suama. *

0 komentar:

Posting Komentar