AMLAPURA – Bupati Karangasem, I
Wayan Geredeg berharap nantinya Gedung UKM Centre menjadi icon Karangasem
sebagai symbol pembangunan dan pusat kerajianan lokal yang maju dan berkembang.
“Saya berharap nanti UKM Centre ini maju dan berkembang sehingga menjadi
kebanggaan Karangasem” Ujar Bupati Geredeg saat berkeliling di Stand UKM Centre
sebelum acara penyambutan tahun baru 2015, Rabu (31/12) lalu.
Bupati dua
periode tersebut menyampaikan pihaknya siap mensupport para pengerajin dalam
memfasilitasi berbagai kegiatan agar dilaksanakan di gedung UKM centre. “Nanti
mulai tahun 2015 setiap penerimaan tamu luar atau ada kunjungan saya
intruksikan agar dilaksanakan pertemuan di sini (UMK centre), nanti mereka bisa
langsung melihat-lihat hasil kerajinan asli Karangasem dan pasti membeli untuk dijadikan
oleh-oleh” ungkapnya. Geredeg yang saat itu didampingi oleh Wabup Sukerana dan
juga Nyonya Sujiani Geredeg menyampaikan cara tersebut pastinya akan berjalan
efektif dilakukan seiring dengan rampungnya gedung pentas seni dan aula
pertemuan di lantai tiga gedung UKM centre. “Kalau nanti di atas tempat pentas
dan aulanya selesai 100% semua kegiatan baik itu rapat-rapat akan kita dorong
dilakukan di sini, apalagi sekrang ada intruksi pusat melarang rapat di hotel”
ujarnya Geredeg yang sempat menulis “Semoga Sukses” di papan harapan tahun 2015
yang disediakan pengelola UKM Centre.
Sementara itu, pengelola gedung UKM Centre
yaitu Nyoman Sudarsana menyampaikan bahwa selama ini pengunjung yang datang ke
UKM Centre dapat dibilang masih kurang. Kendati demikian, Sudarsana
menyampaikan rata-rata penjualan perbulan dari 18 kios kerajinan di UKM centre
sekitar 30 juta per bulan. “Penjualan perbulan ada sekitar 30 juta, namun hasil
tersebut belum termasuk orderan yang diterima masing-masing pengerajin dari pemesan
luar yang membutuhkan barang dalam jumlah banyak” tuturnya. Adanya pembeli
sistem order mengingat pihaknya juga menerapkan sistem pemesasan lewat online
dalam memasarkan produk kerajinan yang ada di UKM centre. “Kami juga memakai penjualan
sistem online karena kami sudah memiliki Web Sendiri” ujarnya.
Pihaknya pun sangat
mengapresiasi kebijakan Bupati Geredeg untuk melakukan acara-acara pertemuan kunjungan
di lantai tiga gedung UMK centre. “Setiap pertemuan dan kunjungan diarahkan ke sini
(Gedung UKM centre) pasti bagus karena nantinya pengunjung bisa melihat-lihat kios
dan membeli barang-barang kerajinan di sini sebagai oleh-oleh” ujarnya.
Pihaknya memang sengaja menyasar wisatawan domestik dari luar daerah dan tamu asing
sebagai konsumen utama kerajian yang dipasrkan di UKM centre. “Sasaran pembeli
kita memang tamu asing dan tamu luar daerah” ungkapnya. Barang-barang kerajinan
yang dipasarkan di UKM centre yaitu kerajinan bambu, anyaman, rotan, tenun,
kain songket, brokat, kerajinan perak, batu akik, seni lukis, dan lain-lainnya. *







0 komentar:
Posting Komentar