Laman

Laman

Senin, 13 Oktober 2014

Asik Bersnorkling, Barang-barang Senilai Rp.30 Juta Digondol Maling

AMLAPURA – Sekelompok mahasiswa yang habis melakukan snorkeling di Pantai Jemeluk, Desa Purwa Kerti, Kecamatan Abang kehilangan barang-barang berharga miliknya senilai Rp.30 juta. Barang-barang yang hilang tersebut berupa 4 buah tas yang didalamnya berisi pakaian, uang tunai dan surat-surat berharga. Selain itu, sebuah Camera DSLR merek Canon juga ikut raib digindol maling.
     Awal kejadian dimulai ketika 8 orang mahasiswa salah satu universitas di Denpasar itu mengisi libur hari minggu untuk jalan-jalan ke Karangasem. Kedatangan mahasiswa tersebut dikordinir oleh Nyoman Daniel Ari Setiawan (20) yang beralamat tinggal di Dusun Sega, Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Karangasem. Daniel yang merupakan orang asli Abang itu rupanya sengaja mengajak teman-temannya untuk menikmati pantai Jemeluk dengan mengajak teman-temannya untuk bersnokling sekitar pukul 14:30 Wita, Minggu (12/10) lalu. 
    Sebelum bersniokling, teman-temnnya sempat menikmati indahnya pantai Jemeluk dengan mengabadikan lewat ponsel HP dan Camera. Namun setelah akan mengganti pakaian untuk bernokling 4 orang diantara mereka menaruh barang di dalam mobil Suzuki AVV warna silver DK 1866 FH milik Daniel. Sekitar pukul 16:30 Wita setelah puas bersnokling mereka kemudian kembali ke mobil untuk mengambil barang-barangnya namun sudah dalam keadaan hilang. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Mapolsek Abang.

       Kapolsek Abang, AKP Tjok Arim Mahaputra saat ditemui di Mapolsek Abang menyampaikan bahwa pihaknya masih menyelidiki laporan kehilangan yang disampaiakan oleh adik-adik mahasiswa yang habis melakukan snorkeling di kawasan wisata pantai Jemeluk. Pihaknya menduga ada dua motif penyebab hilangnya barang-barang korban. Pertama barang hilang karena memang dicuri orang. Kedua karena korban salah memasukkan barang ke dalam mobil AVV yang lain namun dikira mobil AVV yang ditumpanginya. Sebab Kapolsek menilai bahwa di dalam mobil AVV yang ditumpanginya masih ada barang-barang berharga lain namun tidak ikut hilang. “Kita masih terus selidiki dan kembangkan kasus ini” ungkapnya. 

0 komentar:

Posting Komentar