AMLAPURA – Isu
tentang penyebaran virus HIV AIDS di Karangasem belakangan ini semakin santer
setelah adanya dugaan dua cewek cantik yang sengaja menawarkan diri untuk
diajak berkencan kepada siapapun yang ditemuinya. Belakangan tersiar kabar
cewek ABG yang diduga telah terjangkit virus HIV AIDS tersebut telah berhasil
menyebarkan penyakitnya itu kepada sedikitnya 30 orang lelaki. Pasalnya 2 cewek
yang berstatus kakak adik tersebut konon dengan mudah diajak bercinta. Isu itu
berkembang sejak ada hiburan malam di Kecamatan Abang dan Kecamatan Kubu
sekitar satu bulan lalu. Dalam acara hiburan malam tersebut si cewek sengaja
mencari “mangsa” pemuda-pemuda ABG dan anak sekolahan yang mencoba
mendekatinya. Bahkan berdasarkan kabar yang dihimpun si cewek pernah digarap
oleh 10 orang sekaligus dalam satu malam.
Yang lebih meyakinkan
bahwa si cewek sebagai orang yang menyebarkan virus HIV AIDS adalah karena si
cewek sengaja mengirim pesan singkat kepada si cowok yang baru habis diajaknya
berkencan yang isinya menyampaikan selamat bergabung di komunitas kami. Secara
gamblang pesan itu dapat diartikan selamat bergabung di komunitas orang-orang
terkena virus AIDS. Akibatnya sekitar 30-an orang yang diduga pernah berkencan
dengan dua cewek tersebut langsung drof dan defresi. Banyak diantaranya bahkan
dikabarkan tidak berani keluar rumah karena malu. Selain itu, mereka juga mulai
dijauhi dan tidak diajak bergaul oleh masyarakat setempat.
Wakil Bupati Karangasem, I Made Sukerana saat ditemui Rabu (15/8) kemarin
menyampaikan bahwa dirinya juga mendengar isu tentang adanya dua cewek ABG yang
diduga menyebarkan virus HIV AIDS. “Isu tersebut (Cewek penyebar virus HIV
AIDS) memang saya dengar, tapi laporan secara resmi dari bawah belum ada” Ujar
Sukerana. Wabup yang juga sebagai ketua Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD)
menyampaikan bahwa pihaknya tidak berani secara gegabah melakukan tindakan
untuk mengamankan orang atau menangkap dan mencurigai orang telah terkena virus
HIV AIDS tanpa bukti yang jelas. Sukerana mengaku perlu adanya kerjasama dengan
pihak kepolisian dan tentunya masyarakat untuk bersama-sama dalam mengatasi
permasalahan tersebut. “Jika memang itu ada nanti saya akan bekerjasama dengan
pihak kepolisian untuk mencarinya (2 cewek penyebar virus) untuk diperiksa
apakah benar terkena virus atau tidak” tuturnya.
Selain itu, Sukerana juga menyampaikan kepada masyarkaat yang anaknya
atau keluarganya yang depresi karena pernah berhubungan badan dengan cewek yang
diduga AIDS agar bertemu dengan dirinya untuk dicek dan diobati. “Yang defresi
bisa langsung temui saya nanti biar dicek dan kalau kena (HIV AIDS) saya obati”
Ujarnya seraya menyampaikan bahwa obat untuk penangkal Virus HIV AIDS sudah
ada. Pihaknya pun menyampaikan bahwa dengan defresi dan mengurung diri tidak
menyelesaikan masalah. “Lebih baik lapor supaya diperiksa dan kelihatan jelas”
sarannya.
Pelu diketahui bahwa penderita virus HIV AIDS di Karangasem untuk tahun
2014 sudah mencapai 363 orang. Jumlah tersebut meningkat dari tahun 2013 dimana
yang terdata hanya 313 orang. Oleh karena itu, sudah semestinya seluruh pihak
waspada agar penyebaran virus HIV AIDS di Karangasem tidak terus
menyebar.







0 komentar:
Posting Komentar