AMLAPURA – Keberadaan Genk motor yang
semakin marak di Karangasem kini mulai memakan korban. Aktifitas genk yang
kerap menggunakan jalanan umum sebagai tempat untuk ngumpul-ngumpul dan
trek-trekan tentu mengganggu pengguna jalan raya yang lain. Akibat ditegur, sekelompok
orang yang diduga merupakan anggota geng motor pun geram lalu mengeroyok seoorang pengendara mobil yang kebetulan
lewat di lokasi tempat genk itu berkumpul. Adalah I Wayan Miska (29) yang
menjadi korban pengeroyokan tersebut. Sopir yang berasal dari Dusun Batudawa
Kelod, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu tersebut dikeroyok sekitar lima orang di
jalur Amlapura – Singaraja tepatnya di Banjar Dinas Batudawa Kelod, Desa
Tulamben, Kecamatan Kubu, Karangasem, Kamis (17/10) lalu. Akibat kejadian
tersebut Miska pun mengalami luka lebam pada wajah dan sakit pada telinga kiri.
Selain itu, mobil carry pick up
miliknya pun tidak luput dari amarah genk motor sehingga pintu samping mobilnya
penyok karena dipukul dengan rantai.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian berawal sekitar pukul
18:00 Wita ketika Wayan Miska datang dari arah Singaraja mengendari mobil pick
up miliknya untuk pulang ke rumahnya yang hanya 500 meter dari TKP. Ia pun
turun dari mobilnya melihat situasi karena saat itu lalu lintas jalan di lokasi
sangat macet. Saat itulah dirinya dihampiri oleh seorang yang diketahui bernama
Bolit. Bolit tiba-tiba galak ketika ditegur tetang apa yang terjadi sehingga
jalanan di lokasi macet.
Bolit tiba-tiba marah
sambil berkata-kata kasar dan juga menuding-nuding dengan tampang yang galak. Miska
pun mencoba menangkan situasi dengan berkata “Gimana ini kok galak-galak,
pelan-pelan dulu saya orang asli sini” ujarnya. Bolit seakan tak peduli dan berkata
“Biar dari manapun akan saya bunuh” jawabnya geram sambil mengeluarkan rantai besi.
Setelah melihat Bolit dan Miska bersitegang, teman-teman Bolit sesama genk
motor pun ramai-ramai mendekati Miska. Tanpa basi-basi kemudian Bolit dan
teman-temannya secara beramai-ramai memukuli sang sopir malang tersebut. Mobil korban pun tak luput
dari amuk genk motor yang memang kerap nongkrong di jalanan di daerah Tulamben. Akibat kejadian itu, Miska mengalami luka lebab
di wajah dan rasa sakit di telinga sehingga perlu mendapatkan perawat di
Puskesmas Kubu. Selain itu, mobil korban juga mengalami kerusakan pada pintu
dan kaca sebelah kiri.
Sementara itu, Kapolsek Kubu, AKP Nengah Muliadi
saat dikonfirmasi Jumat (17/10) kemarin mengaku masih menyelidiki kasus
penganiayaan yang diduga dilakukan oleh genk motor tersebut. Pihaknya mengaku
masih berusaha mencari nama-nama para pelaku pengeroyokan dengan meminta
keterangan sejumlah saksi yang saat itu ada di lokasi. “Kasusnya masih lidik,
para pelaku masih kita kejar, saat ini kita masih mengumpulkan data dari
sejumlah saksi yang ada di lokasi” ungkapnya.







0 komentar:
Posting Komentar