AMLAPURA – Sungguh tragis nasib yang dilami oleh
I Wayan Pasek warga asal Banjar Temukus, Desa Besakih, Kecamatan Rendang.
Pemuda yang baru berumur 17 tahun tersebut meninggal dunia akibat terkubur
reruntuhan tebing yang longsor. Peristiwa tragis itu terjadi Sabtu (11/10) lalu dimana korban saat itu
sedang mencari bambu bersama keluarganya di Dusun Tegenan, Desa Menanga,
Kecamatan Rendang Karangasem. Korban secara tiba-tiba terperosok jatuh ketika
tanah lereng yang diinjaknya longsor. Akibantya korban meluncur ke bawah
sekitar 5 meter ke arah jurang yang masih berada di kawasan Setra (kuburan)
Tegenan. Korban yang jatuh terlebih dulu mencapai dasar jurang terkubur sempurna oleh reruntuhan material
tanah dan batu. Korban sempat digali oleh pihak keluarga dan dilarikan ke Puskesmas
Rendang namun sayang nyawa korban tidak bisa tertolong.
Kapolsek Rendang, Kompol
Ketut Suartika Adnya ketika dikonfirmasi Minggu (12/10) kemarin menuturkan
bahwa korban I Wayan Pasek meninggal akibat reruntuhan tebing yang longsor di Banjar
Temukus, Desa Besakih, Kecamatan Rendang. Disampaikan saat itu korban bersama
Ni Wayan Wetri dan 4 keluarganya sedang mencari bambu di tegalan milik I Komang
Widiantara. Maklum keluarga korban keseharinnya bekerja sebagai pengerajin
bambu di Besakih sehingga mencari bahan baku sampai Ke Tegenan dan sekitarnya.
Namun naas terjadi sekitar pukul 11:00 Wita dimana saat itu Korban Pasek sedang
menerima telpon. Saat menerima telpun itu korban bergerak ke arah lereng tebing
kemungkinan untuk mencari sinyal yang lebih bagus. Namun naas korban justru
terperosok karena tanah tebing yang diinjaknya mendadak longsor sehingga
menyeret korban ke dasar jurang yang dalamnya sekitar 5 meter. Korban pun tidak
bisa diselamatkan kendati sudah sempat dibawa ke Puskesmas Rendang.
Setelah melakukan pemeriksaan dan mendengarkan dari keterangan
saksi-saksi, Kapolsek menyampaikan bahwa kepolisian menyimpulkan kematian
korban murni akibat tertimbun material tebing yang longsor. Disampaikan bawah
di TKP terdapat longsoran tebing dengan batu yang besar-besar. Selain itu,
disampaikan bahwa di lokasi memang terkenal angker karena letaknya dekat dengan
lokasi setra (kuburan) Tegenan.







0 komentar:
Posting Komentar