Laman

Laman

Minggu, 12 Oktober 2014

Duh Pemuda 17 Tahun Tewas Tertimpa Reruntuhan Tebing


AMLAPURA – Sungguh tragis nasib yang dilami oleh I Wayan Pasek warga asal Banjar Temukus, Desa Besakih, Kecamatan Rendang. Pemuda yang baru berumur 17 tahun tersebut meninggal dunia akibat terkubur reruntuhan tebing yang longsor. Peristiwa tragis itu terjadi  Sabtu (11/10) lalu dimana korban saat itu sedang mencari bambu bersama keluarganya di Dusun Tegenan, Desa Menanga, Kecamatan Rendang Karangasem. Korban secara tiba-tiba terperosok jatuh ketika tanah lereng yang diinjaknya longsor. Akibantya korban meluncur ke bawah sekitar 5 meter ke arah jurang yang masih berada di kawasan Setra (kuburan) Tegenan. Korban yang jatuh terlebih dulu mencapai dasar jurang  terkubur sempurna oleh reruntuhan material tanah dan batu. Korban sempat digali oleh pihak keluarga dan dilarikan ke Puskesmas Rendang namun sayang nyawa korban tidak bisa tertolong.
Kapolsek Rendang,  Kompol Ketut Suartika Adnya ketika dikonfirmasi Minggu (12/10) kemarin menuturkan bahwa korban I Wayan Pasek meninggal akibat reruntuhan tebing yang longsor di Banjar Temukus, Desa Besakih, Kecamatan Rendang. Disampaikan saat itu korban bersama Ni Wayan Wetri dan 4 keluarganya sedang mencari bambu di tegalan milik I Komang Widiantara. Maklum keluarga korban keseharinnya bekerja sebagai pengerajin bambu di Besakih sehingga mencari bahan baku sampai Ke Tegenan dan sekitarnya. Namun naas terjadi sekitar pukul 11:00 Wita dimana saat itu Korban Pasek sedang menerima telpon. Saat menerima telpun itu korban bergerak ke arah lereng tebing kemungkinan untuk mencari sinyal yang lebih bagus. Namun naas korban justru terperosok karena tanah tebing yang diinjaknya mendadak longsor sehingga menyeret korban ke dasar jurang yang dalamnya sekitar 5 meter. Korban pun tidak bisa diselamatkan kendati sudah sempat dibawa ke Puskesmas Rendang.

   Setelah melakukan pemeriksaan dan mendengarkan dari keterangan saksi-saksi, Kapolsek menyampaikan bahwa kepolisian menyimpulkan kematian korban murni akibat tertimbun material tebing yang longsor. Disampaikan bawah di TKP terdapat longsoran tebing dengan batu yang besar-besar. Selain itu, disampaikan bahwa di lokasi memang terkenal angker karena letaknya dekat dengan lokasi setra (kuburan) Tegenan. 

0 komentar:

Posting Komentar