AMLAPURA – Kecelakaan maut terjadi di jalur
Amlapura – Bebandem tepatnya di kilometer 5-6 di Jalan Nenas, Banjar Kecicang
Islam, Desa Bungaya Kangin, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem, Jumat
(10/10) kemarin. Kecakaan yang melibatkan satu unit mobil avansa dengan dua
sepeda motor tersebut mengakibatkan satu orang korban jiwa dan tiga korban lainnya
luka-luka sehingga harus dirawat di rumah sakit. Dugaan sementara, kecelakaan maut
yang hingga membuat nyawa seseorang melayang tersebut diakibatkan oleh kecerobohan
seorang Bule asal Rusia dalam mengemudikan mobil yang dikendarainya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, awalnya seorang bule asal
Moscow, Rusia yang bernama Natalia datang dari Bebandem menuju ke Amlapura sekitar
pukul 07:00 Wita melajukan mobil Toyota Avansa warna Putih DK 1022 SS dengan
kecepatan tinggi. Namun ketika sampai di TKP yaitu di jalan Nenas percis di depan
kantor Gardu PLN Amlapura, Natalia yang hendak menyalip kendaraan di depannya
tidak melihat bahwa dari arah berlawanan ada dua sepeda motor yang berjalan
beriringan. Mereka adalah keluarga I Made Dana Rijek (54), bersama istri Ni
Nyoman Surta (43), dan anaknya I Kadek Agus Adi Sasaswata (1) yang mengendarai
Honda Vario DK 4427 SV. Dususul di belakangnya I Made Subawana asal dusun Peringsari,
Desa Duda Utara, Kecamatan Selat yang mengendarai motor Yamaha Jupiter DK 4142
SJ.
Kecelakaan pun tak terelakkan sebab mobil avansa yang dikemudiakan Natalia mengambil jalur kanan melewati as putih sehingga tanpa ampun menyapu dua sepeda motor yang ada di depannya. Motor Vario yang ditumpangi oleh keluarga Made Dana Rijek terseret sejauh 5 meter sebelum akhirnya masuk got. Sementara Made Subawana sempat beberapa detik sebelum kejadian meloncat dari motornya sehingga hanya motornya yang bertabrakan dengan mobil avansa. Tubuh Subawana mental ke sisi lain sehingga selamat dengan hanya luka ringan di lutu sebelah kanan.
Kerasnya tabrakan yang dialami oleh I Made Dana Rijek (54), membuat pria yang berlamat dari Dusun Karanganyar, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem tersebut meninggal di tempat karena mengalami luka serius berupa kaki kanan padah dan memar pada bagian dada. Korban diduga meninggal akibat luka dalam. Sementara itu, I Kadek Agus Adi Saraswata yang merupakan anak kecil berumur satu tahun kondisinya kritis akibat benjolan pada kepala kanan sehingga harus dirujuk ke RS Sanglah. Sementara itu, Ni Nyoman Surta (43) mengalami luka lecet pada dahi, nyeri pada dada sehingga harus dirawat di RSUD Karangasem.
Kecelakaan pun tak terelakkan sebab mobil avansa yang dikemudiakan Natalia mengambil jalur kanan melewati as putih sehingga tanpa ampun menyapu dua sepeda motor yang ada di depannya. Motor Vario yang ditumpangi oleh keluarga Made Dana Rijek terseret sejauh 5 meter sebelum akhirnya masuk got. Sementara Made Subawana sempat beberapa detik sebelum kejadian meloncat dari motornya sehingga hanya motornya yang bertabrakan dengan mobil avansa. Tubuh Subawana mental ke sisi lain sehingga selamat dengan hanya luka ringan di lutu sebelah kanan.
Kerasnya tabrakan yang dialami oleh I Made Dana Rijek (54), membuat pria yang berlamat dari Dusun Karanganyar, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem tersebut meninggal di tempat karena mengalami luka serius berupa kaki kanan padah dan memar pada bagian dada. Korban diduga meninggal akibat luka dalam. Sementara itu, I Kadek Agus Adi Saraswata yang merupakan anak kecil berumur satu tahun kondisinya kritis akibat benjolan pada kepala kanan sehingga harus dirujuk ke RS Sanglah. Sementara itu, Ni Nyoman Surta (43) mengalami luka lecet pada dahi, nyeri pada dada sehingga harus dirawat di RSUD Karangasem.







0 komentar:
Posting Komentar