AMLAPURA – Kiranya
benar kata pepatah untung tak bisa dikejar, malang tak bisa ditolak. Bahkan
kemalangan yang terjadi itu terkesan aneh dan sulit dijelaskan secara akal
sehat. Seperti halnya peristiwa yang dialami oleh salah satu anggota DPRD
Karangasem, I Gusti Lanang Sidemen. Politisi Golkar tersebut hampir celaka
akibat mobil yang dikendarainya kejatuhan biji kelapa. Kejadian yang terbilang
ganjil tersebut terjadi di dusun Kuta Bali, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem,
Kabupaten Karangasem, Rabu (15/10) kemarin.
Ceritanya saat itu, Gusti Lanang
hendak berangkat ke Gedung DPRD Karangasem untuk mengadiri rapat paripurna
pelantikan pimpinan dewan. Namun di perjalanan, sekitar pukul 08:30 Wita, pria
yang berasal dari Dusun Tebola, Desa Sidemen tersebut
mengalami kecelakaan dimana mobil Toyota Avanza DK 1064 S yang dibawanya
tertimpa biji kepala yang jatuh dari pohonnya. Tak pelak biji kelapa nyasar
tersebut membentur kaca depan mobilnya hingga mengalami kerusakan pada kaca
kiri depan. Beruntung kaca pecah seribu mobil dinas tersebut masih dilindungi
oleh plastik riben sehingga tidak sampai pecah ke arahnya. Selain itu, Lanang
Sidemen mengaku saat itu dirinya melajukan mobil dengan kecepan pelan karena
jalan yang dilaluinya akan memasuki jalan turunan. “Beruntung saya pelan-pelan
sehingga saya tidak sampai membanting setir karena terkejut” ungkapnya.
Lanang Sidemen yang
mengaku sedikit shok menganggap kejadian itu sebagai sebuah musibah kendati
mobil yang dikemudikannya mengalami kerusakan. Padahal kejadian buah kelapa
nyasar itu bermula ketika acara panen kelapa di lokasi kejadian. Adalah I Wayan
Kari seorang pemanjat kelapa yang saat itu memetik kelapa di tegalan milik
Mangku Suda. Wayan Kari mengaku tidak bermaksud untuk mencelakai atau membuat
orang lain tertimpa buah kelapa yang dipetiknya. Buruh panjat kelapa asal Dusun
Gecing, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem tersebut megaku bahwa buah kelapa yang
jatuh menimpa mobil Gusti Lanang Sidemen adalah buah yang belum dipetiknya.
Kari mengaku saat itu dia sedang memetik buah di dahan yang lain namun buah
yang ada di sisi lain itu jatuh sendiri. “Tiang dereng ngalap buah nike nak
sampun ulung maluan, saya belum memetik buah itu, namun buah itu sudah
jatuh duluan” tutur Wayan Kari saat ditemui di lokasi kejadian.
Kejadian itu
terkesan sedikit aneh sebab jatuhnya buah kelapa yang telah tua tersebut secara
tidak sengaja menimpa dahan pohon durian di sampingnya sebelum akhirnya
menerjang mobil yang dikendarai Gusti Lanang Sidemen yang kebetulan melewati
jalan tersebut. Padahal jarak pohon kelapa dari jalan raya sekitar 10 meter dan
berada di kebun salak. Jika buah jatuh normal maka dipastikan akan jatuh di
dengan aman karena lokasi jalan raya lebih tinggi dari tegalan yaitu sekitar 2
meter dalamnya. Namun entah karena apa kejadian itu begitulah adanya dan sulit
dijelaskan dengan akal sehat.
Kendati kejadian itu
terkesan aneh, Gusti Lanang Sidemen mengaku tidak memiliki pirasat apapun
prihal kejadian itu. Mantan politisi PPDI (Partai Penegak Demokrasi Indonesia)
tersebut mengaku tidak sempat mimpi buruk atau mimpi aneh sebelum kejadian.
Pihaknya mengaku bersyukur karena masih dilindungi oleh Tuhan sehingga kejadian
itu tidak sampai mencelakakan nyawanya. “Saya harus bersyukur masih dilindungi
oleh Beliau (Tuhan)” ujarnya.
Sementara itu mobil
yang rusak tersebut telah dilaporkan kepada secretariat DPRD Karangasem. Mobil
tersebut rencanan akan diperaiki dengan anggaran pemeliharan yang ada di DPRD
Karangasem. Diperkirakan untuk mengganti kaca mobil yang rusak menghabiskan
dana sekitar Rp.1,5 juta rupiah. “Karena beliau (Gusti Lanang Sidemen)
kecelakaan saat akan menghadiri acara pelantikan anggota DPRD maka masih dalam
acara kedinasan sehingga mobilnya diperbaiki oleh pihak secretariat” ungkap
Kabag Umum DPRD Karangasem, I Gede Waskita.







0 komentar:
Posting Komentar