Laman

Laman

Kamis, 16 Oktober 2014

Kejadian Ganjil di Dusun Kuta Bali, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem: Gusti Lanang Sidemen Hampir Celaka Kejatuhan Buah Kelapa

AMLAPURA – Kiranya benar kata pepatah untung tak bisa dikejar, malang tak bisa ditolak. Bahkan kemalangan yang terjadi itu terkesan aneh dan sulit dijelaskan secara akal sehat. Seperti halnya peristiwa yang dialami oleh salah satu anggota DPRD Karangasem, I Gusti Lanang Sidemen. Politisi Golkar tersebut hampir celaka akibat mobil yang dikendarainya kejatuhan biji kelapa. Kejadian yang terbilang ganjil tersebut terjadi di dusun Kuta Bali, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem, Rabu (15/10) kemarin. 
Ceritanya saat itu, Gusti Lanang hendak berangkat ke Gedung DPRD Karangasem untuk mengadiri rapat paripurna pelantikan pimpinan dewan. Namun di perjalanan, sekitar pukul 08:30 Wita, pria yang berasal dari Dusun Tebola, Desa Sidemen  tersebut mengalami kecelakaan dimana mobil Toyota Avanza DK 1064 S yang dibawanya tertimpa biji kepala yang jatuh dari pohonnya. Tak pelak biji kelapa nyasar tersebut membentur kaca depan mobilnya hingga mengalami kerusakan pada kaca kiri depan. Beruntung kaca pecah seribu mobil dinas tersebut masih dilindungi oleh plastik riben sehingga tidak sampai pecah ke arahnya. Selain itu, Lanang Sidemen mengaku saat itu dirinya melajukan mobil dengan kecepan pelan karena jalan yang dilaluinya akan memasuki jalan turunan. “Beruntung saya pelan-pelan sehingga saya tidak sampai membanting setir karena terkejut” ungkapnya.
        Lanang Sidemen yang mengaku sedikit shok menganggap kejadian itu sebagai sebuah musibah kendati mobil yang dikemudikannya mengalami kerusakan. Padahal kejadian buah kelapa nyasar itu bermula ketika acara panen kelapa di lokasi kejadian. Adalah I Wayan Kari seorang pemanjat kelapa yang saat itu memetik kelapa di tegalan milik Mangku Suda. Wayan Kari mengaku tidak bermaksud untuk mencelakai atau membuat orang lain tertimpa buah kelapa yang dipetiknya. Buruh panjat kelapa asal Dusun Gecing, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem tersebut megaku bahwa buah kelapa yang jatuh menimpa mobil Gusti Lanang Sidemen adalah buah yang belum dipetiknya. Kari mengaku saat itu dia sedang memetik buah di dahan yang lain namun buah yang ada di sisi lain itu jatuh sendiri. “Tiang dereng ngalap buah nike nak sampun ulung maluan, saya belum memetik buah itu, namun buah itu sudah jatuh duluan” tutur Wayan Kari saat ditemui di lokasi kejadian. 
      Kejadian itu terkesan sedikit aneh sebab jatuhnya buah kelapa yang telah tua tersebut secara tidak sengaja menimpa dahan pohon durian di sampingnya sebelum akhirnya menerjang mobil yang dikendarai Gusti Lanang Sidemen yang kebetulan melewati jalan tersebut. Padahal jarak pohon kelapa dari jalan raya sekitar 10 meter dan berada di kebun salak. Jika buah jatuh normal maka dipastikan akan jatuh di dengan aman karena lokasi jalan raya lebih tinggi dari tegalan yaitu sekitar 2 meter dalamnya. Namun entah karena apa kejadian itu begitulah adanya dan sulit dijelaskan dengan akal sehat.
    Kendati kejadian itu terkesan aneh, Gusti Lanang Sidemen mengaku tidak memiliki pirasat apapun prihal kejadian itu. Mantan politisi PPDI (Partai Penegak Demokrasi Indonesia) tersebut mengaku tidak sempat mimpi buruk atau mimpi aneh sebelum kejadian. Pihaknya mengaku bersyukur karena masih dilindungi oleh Tuhan sehingga kejadian itu tidak sampai mencelakakan nyawanya. “Saya harus bersyukur masih dilindungi oleh Beliau (Tuhan)” ujarnya.
     Sementara itu mobil yang rusak tersebut telah dilaporkan kepada secretariat DPRD Karangasem. Mobil tersebut rencanan akan diperaiki dengan anggaran pemeliharan yang ada di DPRD Karangasem. Diperkirakan untuk mengganti kaca mobil yang rusak menghabiskan dana sekitar Rp.1,5 juta rupiah. “Karena beliau (Gusti Lanang Sidemen) kecelakaan saat akan menghadiri acara pelantikan anggota DPRD maka masih dalam acara kedinasan sehingga mobilnya diperbaiki oleh pihak secretariat” ungkap Kabag Umum DPRD Karangasem, I Gede Waskita. 


0 komentar:

Posting Komentar