Laman

Laman

Rabu, 29 Oktober 2014

SMA Parisada Berharap Juara Dalam Lomba LSS-UKS Tingkat Provinsi

AMLAPURA -  SMA Parisada Amlapura yang maju mewakili Kabupaten Karangasem dalam Lomba Sekolah Sehat - Usaha Kesehatan Sekolah (LSS-UKS) tingkat Provinsi Bali 2014 berharap bisa menjadi juara. Sekolah swasta milik yayasan parisada tersebut optimis pihaknya bisa meraih nilai yang baik sehingga bisa menjadi juara dan mengharumkan nama Karangasem di tingkat Provinsi. “Kami tentu berharap bisa menjadi juara dan mengharumkan nama Kabupaten Karangasem” Ujar Kepala Sekolah SMA Parisada, I Gede Ketut Wiradnya sesaat setelah menerima tim penilai lomba LSS-UKS di SMA Parisada, Selasa (28/10) kemarin. Wiradnya merasa bangga karena telah diberi kesempatan oleh pihak kabupaten untuk mewakili dalam lomba UKS. 
Lebih jauh I Gede Ketut Wiradnya menyampaikan bahwa untuk saat ini keberadaan UKS di SMA Parisada telah dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang sudah cukup memadai seperti peralatan kesehatan dan peralatan standar P3K. Selain itu, sekolah juga memiliki ruang UKS yang layak dengan tim pelaksana UKS diambil dari dewan guru serta peserta ekstrakulikuler PMR. Selain itu, siswa juga senantiasa diajarkan untuk hidup sehat dan hidup bersih. Siswa selalu diajak untuk jangan membuang sampah sembarangan serta ditanamkan untuk selalu menjaga lingkungan agar tetap bersih dan nyaman.
    Sementara itu, dalam sambutan Bupati Karangasem I Wayan Geredeg yang dibacakan oleh Sekda I Gede Adnya Mulyadi juga mendukung dan berharap SMA Parisada mampu meraih nilai yang tinggi dan meraih juara dalam lomba LSS-UKS tersebut. “Mudah-mudahan untuk tahun ini Karangasem yang diwakili SMA Parisada Amlapura dapat berprestasi di tingkat Provinsi mengikuti jejak prestasi yang pernah diraih oleh beberapa sekolah sebelumnya serta siap untuk maju ke tingkat Nasional,” Ucap Adnya Mulyadi saat menyambut kedatangan tim Penilai Provinsi Lomba Sekolah Sehat di SMA Parisada Amlapura, Selasa (28/10) Kemarin.
    Pihaknya berharap Karangasem dapat menjadi yang terbaik dalam lomba tanpa mengabaikan esensi yang utama dari UKS. Pihaknya menekankan yang utama adalah bagaimana mewujudkan sekolah menjadi lingkungan yang sehat. Sebab upaya untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang sehat akan dapat menunjang terciptanya proses belajar  mengajar yang nyaman bagi guru maupun peserta didik. Oleh karena itu, ditegaskan pada dasarnya melalui pembinaan dan pengembangan UKS berkorelasi dengan upaya mewujudkan generasi sehat melalui menanamkan, menumbuhkembangkan dan membimbing para peserta didik untuk menghayati dan melaksanakan prinsip hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
      Di sisi lain, dalam sambutan Wakil Gubernur Bali selaku Ketua Tim Pembina UKS Provinsi I Ketut Sudikerta yang dibacakan Ketua Tim Penilai Provinsi Bali  I Gusti Agung Ayu Mertha Dhyani Dewi, disampaikan bahwa program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) merupakan salah satu program yang terintegrasi, bersinergi dan berkesinambungan. Program ini melibatkan lintas sektoral dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan sekolah terhadap warga sekolah. Untuk itu, UKS diharapkan mampu melahirkan program-program UKS yang inovatif dan produktif. Tentunya dengan mengembangkan lokal genius serta muatan lokal daerah sebagai solusi alternatif untuk pemecahan masalah-masalah sosial yang terjadi di lingkungan sekolah. “Kegiatan lomba ini juga salah satu alternatif untuk mengembangkan dan memotivasi Tim Pembina UKS serta Tim Pelaksana UKS dalam melakukan program UKS yang inovatif, kreatif dan edukatif,” papar Agung Ayu Mertha.
   Melalui lomba ini, pihaknya mengajak masyarakat sekolah untuk dapat melaksanakan Trias UKS dengan baik yakni pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan pembinaan lingkungan sekolah sehat serta meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat. Hal ini bertujuan mencapai prestasi yang optimal dan pada akhirnya tercipta Kader Kesehatan Remaja (KKR) yang mampu menjadi agen perubahan, baik dilingkungan sekolahnya maupun di masyarakat.

0 komentar:

Posting Komentar