Laman

Laman

Rabu, 22 Oktober 2014

Satu Orang Tenaga Magang Ke Jepang Asal Karangasem Dikabarkan Menghilang

AMLAPURA – Satu orang tenaga magang ke Jepang asal Karangasem dikabarkan menghilang dari tempat kerjanya di Koperasi Scuba, Provinsi Ibaraki, Jepang. Tenaga magang yang menghilang tersebut tersebut diketahui bermana I Wayan Putu Gorsi (23) asal Desa Bukit, Kecamatan Karangasem. Gorsi dikabarkan menghilang sejak Kamis (16/10) lalu dari tempat kerjanya yang merupakan areal peternakan babi. Pemuda yang berangkat magang sejak tahun 2011 itu dikabarkan tiba-tiba tidak ada di tempat kerjanya tanpa pemberitahuan sebelumnya. Padahal Gorsi sekitar 4 bulan lagi sudah akan menyelesaikan masa kontrak magangnya sehingga akan kembali lagi pulang ke Karangasem.
Berita tentang menghilangnya seorang tenaga magang ke Jepang asal Karangasem tersebut disampaikan oleh Bupati Karangasem, I Wayan Geredeg dalam acara road show evaluasi pembangunan di Balai Banjar Susuan, Karangasem, Selasa (21/10) kemarin.  Dalam acara tersebut, I Wayan Geredeg menyampaikan bahwa dirinya mengetahui kabar tersebut saat melakukan kunjungan langsung ke Jepang mengantar dan meninjau tenaga magang di Jepang, Sabtu (18/10) lalu. Pihaknya mengaku belum tahu penyebab pasti tenaga magang tersebut tidak ada di tempat kerjanya, entah menghilang karena diculik sekelompok orang atau menghilang karena ingin keluar bekerja di tempat lain.  Oleh karena itu, Geredeg mengaku telah mendatangi KBRI (Keduataan Besar Republik Indonesia) yang ada di Jepang untuk melaporkan masalah tersebut. Selain itu, pihaknya mengaku  juga telah bekerjasama dengan polisi dan Interpol di jepang untuk menemukan I Wayan Putu Gorsi. “Kita sudah datangagi KBRI dan polisi di Jepang melaporkan hal tersebut” ungkapnya. Geredeg berharap Gorsi cepat ditemukan sehingga bisa diketahui kebenarannya.
    Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Karangasem, I Gusti Nyoman Arya Sulang menyampaikan bahwa Wayan Putu Goris memang tercatat sebagai orang yang ikut magang ke Jepang sejak tahun 2011. Disampaikan Gorsi di Jepang tinggal dan bekerja bersama seorang temannya I Nengah Sudarma (24) yang juga berasal dari Karangasem. “Menurut Sudarma bahwa Gorsi tidak pernah cerita apapun atau berpesan papaun kepadanya sebelum ia menghilang” ujar Arya Sulang. Kendati demikian, pihaknya mengaku telah coba menghubungi pihak keluarga Gorsi di Desa Bukit, Kecamatan Karangasem terkait masalah menghilangnya Gorsi dari tempatnya bekerja. Kendati dikabarkan telah menghilang, namun menurut Arya Sulang pihak keluarga dari Wayan Putu Goris memberikan respon yang santai dan tidak khawatir tentang berita tersebut. 
   Arya Sulang pun menduga Wayan Putu Goris telah berkomunikasi dengan orang tuanya menyampaikan perihal alasan dirinya menghilang dari tempat kerjanya di Jepang. Arya Sulang menduga kalau di akhir masa kontrak kerjanya yang masih 4 bulan dimanfaatkan Gorsi untuk mencari kerja di tempat lain yang menawarkan jumlah gaji yang lebih besar. Jika itu benar terjadi, maka tindakan Gorsi bukan hanya merugikan dirinya sendiri jika tertangkap, namun di sisi lain juga mengurangi kepercayaan pihak Koperasi Scuba dalam melanjutkan kerjasama merekrut tenaga magang asal Karangasem ke Jepang.

0 komentar:

Posting Komentar