AMLAPURA – Seorang
wisatawan Prancis bernama Gael Gingls (28) dikabarkan terpeleset saat melakukan
pendakian di Gunung Agung, Kamis (16/10) kemarin. Akibat musibah tersebut, Gael
tidak bisa melanjutkan perjalanan untuk balik turun karena kaki kirinya
mengalami luka keseleo. Sementara saat pendakian wisatawan yang baru pertama
kali ke puncak Gunung Agung tersebut hanya ditemani seorang pemandu yaitu I Made
Laba (30) asal desa Sebudi, Kecamatan Selat, Karangasem. Karena wisatawan yang
ditemaninya tidak bisa melanjutkan perjalanan turun, Laba kemudian melaporkan
hal tersebut kepada Pos Sar Karangasem untuk mendapatkan pertolongan.
Berdasarkan Informasi
yang dihimpun, awalnya Gael dan Laba melakukan perjalanan pendakian ke Gunung
Agung sekitar pukul 24:30 Wita. Perjalanan dimulai dari Pura Pengubengan, Desa
Besakih, Kecamatan Redang. Setelah selesai menikmati indahnya sun rise di puncak Gunung Agung dua orang
tersebut kemudian kembali sekitar pukul 07:00 Wita.
Namun baru setengah jam perjalanan sekitar satu kilometer dari puncak gunung tiba-tiba Gael terpeleset sehingga kakinya keseleo. Beruntung Gael tidak sampai masuk jurang. Namun karena kaki keseleo yang dialaminya cukup parah, wisatawan asal Prancis tersebut harus tidak bisa berjalan. Sementara Laba yang hanya seorang diri mengantarnya tidak bisa berbuat banyak karena tubuh sang wisatawan jauh lebih besar tubuhnya sehingga tidak mampu untuk meenggendong sampai ke bawah.
Namun baru setengah jam perjalanan sekitar satu kilometer dari puncak gunung tiba-tiba Gael terpeleset sehingga kakinya keseleo. Beruntung Gael tidak sampai masuk jurang. Namun karena kaki keseleo yang dialaminya cukup parah, wisatawan asal Prancis tersebut harus tidak bisa berjalan. Sementara Laba yang hanya seorang diri mengantarnya tidak bisa berbuat banyak karena tubuh sang wisatawan jauh lebih besar tubuhnya sehingga tidak mampu untuk meenggendong sampai ke bawah.
Sementara itu, Kepala Pos SAR Karangasem, Fathur Rachman menyampaikan bahwa
pihaknya mendapatkan informasi bahwa ada seorang wisatawan asal Prancis
mengalami kecelaakaan di Gunung Agung ketika melakukan pendakian. Oleh sebab itu,
pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk
bergerak guna mengevakuasi korban. Tim evakuasi yang merupakan tim gabungan
tersebut bergerak sekitar pukul 10:00 Wita. Pihaknya menyampaikan bahwa tim
yang naik ke atas untuk melakukan evakuasi berjumlah 32 orang yang terdiri dari
8 orang BASARNAS, 10 orang dari tim SAR dan BPBD Karangasem, 5 orang dari tim
Sabara Polda Bali, 5 orang Brimob, dan 4 orang pemandu pendakian.
Pihaknya
menyampaikan mulai berangkat ke atas dari Dusun Temukus, Desa Besakih,
Karangasem. Disampaikan bahwa korban saat itu berada di ketinggian 2700 meter
di atas permukaan laut. Setelah melakukan proses evakuasi selama 10 jam korban
tiba di Pos Pendakian di Pasar Agung dengan selamat pukul 20:30 Wita. Korban
pun kemudian dibawa ke RS Sanglah untuk mendapatkan perawatan.







0 komentar:
Posting Komentar